Thailand – Kontingen Indonesia berhasil menutup SEA Games 2025 sebagai runner-up setelah resmi ditutup pada Sabtu (20/12/2025) malam WIB. Indonesia membawa pulang total 333 medali, terdiri dari 91 emas, 112 perak, dan 130 perunggu.
Capaian ini menjadi prestasi terbaik Indonesia dalam kurun waktu 30 tahun terakhir sejak SEA Games 1995 di Chiang Mai. Hasil di Thailand juga menorehkan rekor sebagai perolehan tertinggi Indonesia saat berlaga di luar status tuan rumah, setelah terakhir kali menjadi juara umum pada SEA Games 2011.
Jumlah 91 medali emas tersebut juga melampaui perolehan Indonesia pada SEA Games 2023 di Kamboja sebelumnya. Selain itu, beberapa rekor berhasil dipecahkan oleh para pahlawan olahraga Indonesia selama berjuang di berbagai arena pertandingan.
Akhiri Penantian 32 Tahun
Indonesia akhirnya mengakhiri rekor buruk saat bermain tandang pada ajang SEA Games setelah 32 tahun. Torehan 91 emas di SEA Games 2025 ini melampaui koleksi emas terbanyak saat bermain tandang, yakni 88 emas pada SEA Games 1993 Singapura.
Pencapaian tahun ini menjadi yang terbanyak ketiga sepanjang sejarah penampilan Indonesia di luar negeri, setelah SEA Games 1989 di Malaysia dengan 102 emas dan SEA Games 1991 di Filipina dengan 92 emas.
Pengamat olahraga Gatot S. Dewa Broto mengapresiasi pencapaian ini. Ia menilai Indonesia sudah berada di jalur yang tepat untuk kembali berjaya di pesta olahraga Asia Tenggara tersebut.
“Tampil di SEA Games ketika bukan kita tuan rumahnya memang masih menjadi tantangan berat selama ini. Sejak SEA Games Singapura 1993, kita tidak pernah lagi berhasil membawa pulang lebih dari 88 emas. Di SEA Games Kamboja sebelumnya, kita hanya bisa mendekati saja dengan jumlah 87 emas,” ujar Gatot.
Ia melanjutkan, “Jika selama ini kita hanya bisa bermimpi kapan kita akan kembali ke masa kejayaan di kancah olahraga Asia Tenggara, inilah saatnya. Kita sudah berhasil lepas dari mimpi buruk selama 32 tahun terakhir saat menjadi peserta tamu SEA Games.”
Lampaui Target 80 Emas
Kontingen Indonesia di SEA Games 2025 juga berhasil melampaui target yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Dengan koleksi 91 emas, Indonesia sukses melewati target 80 emas yang dicanangkan sebelumnya.
Beberapa cabang olahraga menjadi penyumbang medali utama, seperti atletik dengan 9 emas, 5 perak, dan 6 perunggu. Kemudian, menembak menyumbang 6 emas, 9 perak, dan 8 perunggu, sementara panahan menyumbang 6 emas dan 2 perak.
Cabang menembak mencatat total medali terbanyak dengan 23 keping, disusul atletik dengan 20 medali. Pencak silat mengoleksi 12 medali, sedangkan renang dan balap sepeda masing-masing menyumbang 11 medali.
Indonesia juga tampil sebagai juara umum di sejumlah cabang olahraga SEA Games 2025. Panahan memimpin dengan 6 emas, wushu meraih 5 emas, dayung mencatat 7 emas, pencak silat mengamankan 4 emas, bulutangkis membawa pulang 3 emas, dan triathlon menyumbang 8 emas.
Panen Rekor Baru di SEA Games
Beberapa atlet Indonesia berhasil memecahkan rekor baru di SEA Games 2025. Berikut adalah beberapa rekor yang berhasil dipecahkan:
Jason Donovan dkk
Tim renang putra Indonesia mencetak rekor nasional pada nomor estafet 4×100 meter gaya bebas dengan catatan waktu 3 menit 21,92 detik. Torehan tersebut melampaui rekor nasional yang sebelumnya dibukukan pada SEA Games 2017.
Diva Renatta
Atlet lompat galah putri, Diva Renatta Jayadi, meraih medali emas perdananya di ajang SEA Games. Diva mencatatkan lompatan setinggi 4,35 meter sekaligus memecahkan rekor nasional, mengalahkan rekor sebelumnya yang ia catatkan dalam Kejuaraan Internasional Lompat Galah di Taiwan pada Maret 2025 lalu.
Emilia Nova
Emilia Nova berhasil meraih medali emas di SEA Games Thailand 2025 dari cabang saptalomba. Ia mengumpulkan total 5.497 poin dari tujuh nomor saptalomba, memecahkan rekor sebelumnya di SEA Games 2017 yaitu 5.386 poin.
Nadia Asha
Perenang Nadia Aisha sukses melampaui rekor nasional setelah mencatatkan waktu 26,08 detik, sekaligus melampaui rekor nasional sebelumnya milik Adelia Chantika Aulia 26,15 detik yang diraih pada pertengahan 2025. Belum puas, dirinya kembali mempertajam rekor nasional dengan torehan waktu 25,68 detik pada babak final.
Rizki Juniansyah
Peraih medali emas Olimpiade Paris 2024, Rizki Juniansyah, mencatatkan rekor SEA Games sekaligus rekor dunia saat turun pada perlombaan kelas 79 kilogram. Dia berhasil mengangkat beban 205 kilogram pada angkatan clean and jerk, yang sekaligus melampaui rekor dunia. Catatan ini sejatinya menyamai angkatan yang ia lakukan empat bulan sebelumnya pada seleksi nasional SEA Games 2025.
Dina Aulia
Dina Aulia mencatatkan prestasi istimewa dengan memecahkan rekor nasional sekaligus rekor SEA Games pada nomor lari gawang 100 meter. Dina finis dengan waktu 12,72 detik pada babak kualifikasi. Capaian itu jauh lebih cepat dibandingkan rekor nasional sebelumnya 13,11 detik, yang ia torehkan pada Kejuaraan Atletik Asia di Korea Selatan. Catatan tersebut juga melampaui rekor SEA Games milik atlet Thailand, Trecia Roberts, yang bertahan sejak edisi Brunei Darussalam 1999 dengan waktu 12,85 detik.







