Jakarta – Geopark Run Series 2026-2027 resmi diluncurkan sebagai ajang lari nasional yang akan berlangsung di empat kawasan geopark unggulan di Indonesia. Keempat lokasi tersebut adalah Ijen UNESCO Global Geopark, Geopark Ranah Minang, Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark, dan Belitong UNESCO Global Geopark.
Acara ini merupakan pengembangan dari Geopark Run yang telah digelar sejak 2018. Yv Tri Saputra, pendiri Geopark Run, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai platform sport tourism yang menggabungkan olahraga lari dengan promosi kekayaan geologi, budaya, serta potensi ekonomi masyarakat setempat.
Rencana transformasi Geopark Run menjadi seri nasional sebenarnya sudah disiapkan sejak 2020, namun tertunda akibat pandemi COVID-19. Penyelenggara akhirnya berhasil mewujudkan rencana tersebut untuk periode 2026-2027. Transformasi ini dianggap sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekosistem sport tourism yang berkelanjutan di Indonesia.
Selain sebagai kompetisi lari, Geopark Run Series juga berfungsi sebagai media pemberdayaan komunitas lokal dan pelestarian kawasan geopark. Penyelenggara menargetkan lebih dari 10.000 peserta dari dalam dan luar negeri. Setiap seri akan menghadirkan kategori lomba 5K, 10K, dan Half Marathon (21K) dengan konsep festival lokal yang kental.
Para peserta tidak hanya akan berlari di lintasan ikonik, tetapi juga menikmati berbagai aktivitas budaya dan kuliner khas daerah. Kolaborasi dengan pelaku UMKM setempat menjadi bagian penting untuk memastikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat sekitar kawasan geopark.







