Turin – Keteguhan Keluarga Agnelli sebagai pemilik Juventus sedang diuji setelah perusahaan raksasa kripto, Tether, dilaporkan melayangkan tawaran investasi fantastis. Tether menyatakan minatnya untuk mengakuisisi saham mayoritas klub raksasa Liga Italia tersebut dengan penawaran mencapai 1,1 miliar euro atau lebih dari Rp 20 triliun.
Tawaran ambisius ini diajukan kepada Exor, perusahaan milik Keluarga Agnelli yang saat ini memegang sekitar 65% saham Juventus. Menurut laporan Financial Times, Tether siap membayar 2,66 euro untuk setiap saham Juventus yang dipegang Exor. Angka ini lebih tinggi dari harga saham klub pada Jumat (12/12/2025) yang berada di level 2,19 euro, dengan kapitalisasi pasar sekitar 925 juta euro.
CEO Tether, Paolo Ardoino, mengonfirmasi proposal tersebut. “Hari ini Tether telah mengajukan proposal resmi kepada Exor untuk membeli seluruh kepemilikan mereka di Juventus,” ujar Ardoino melalui media sosial. “Sejak awal, tujuan kami selalu mendukung tim dan mengembalikan klub ke masa kejayaan yang pantas didapatkannya.”
Sebagai bagian dari komitmennya, Tether menjanjikan investasi tambahan sebesar 1 miliar euro kepada klub jika transaksi ini sukses. Sebagian dari investasi tersebut dipastikan akan dialokasikan untuk belanja pemain.
Ardoino juga mengungkapkan kedekatan pribadinya dengan Juventus. “Juventus selalu menjadi bagian dari kehidupan saya. Sebagai anak-anak, saya belajar tentang arti komitmen, daya tahan, dan tanggung jawab dengan menyaksikan Juventus menghadapi kesuksesan dan tantangan dengan harga diri.”
Tawaran dari Tether ini muncul di tengah situasi sulit yang sedang dihadapi Exor. Keputusan perusahaan tersebut untuk menjual aset-aset medianya di Italia bahkan memicu mogok kerja di koran La Stampa dan La Repubblica.
Di atas lapangan hijau, Juventus juga mengalami kesulitan dalam beberapa tahun terakhir. Mereka terakhir kali menjuarai Liga Italia pada musim 2019-2020. Dalam lima tahun terakhir, Si Nyonya Tua harus menyaksikan para rival seperti Inter Milan, AC Milan, bahkan Napoli sukses meraih scudetto.
Klub lebih banyak berkutat dengan kegagalan di bursa transfer, di mana ratusan juta euro sudah dihabiskan untuk berbelanja pemain tanpa mendapatkan hasil yang memadai.
Keluarga Agnelli telah menjadi pemilik Juventus sejak era Edoardo Agnelli pada 1920-an, melalui perusahaan Exor. Saat ini, Tether sendiri telah memiliki kursi di dewan direksi Juventus dengan kepemilikan 11,53% saham dan 7,04% hak suara atas nama Francesco Garino.







