Jakarta – Penantian panjang berakhir, Cadillac secara resmi mengumumkan debutnya di Formula 1 (F1) pada musim 2026. Tim yang didukung General Motors (GM), raksasa otomotif Amerika Serikat, ini akan menjadi tim ke-11 yang meramaikan grid balap F1 mulai GP Australia, Maret 2026.
Kehadiran Cadillac menandai ekspansi signifikan dalam dunia balap. Persetujuan final dari Fédération Internationale de l’Automobile (FIA) dan Formula One Management telah diberikan setelah Cadillac memenuhi semua persyaratan teknis dan regulasi.
Bottas dan Perez Jadi Andalan
Cadillac tak main-main dalam memilih kombinasi pembalap. Mereka resmi menunjuk Valtteri Bottas, pembalap Finlandia berpengalaman, dan Sergio “Checo” Perez, jagoan Meksiko dengan segudang pengalaman dan podium di F1.
“Penting bagi kami untuk memastikan ada jalur bagi pembalap Amerika ke Formula 1, kami akan mengupayakan hal itu. Namun untuk musim perdana ini, kombinasi ini adalah yang paling tepat bagi tim kami,” ujar CEO TWG Motorsports, Dan Towriss.
Dengan pengalaman lebih dari 500 start Grand Prix, lebih dari 100 podium, dan puluhan kemenangan, Bottas dan Perez diharapkan menjadi fondasi kuat bagi kemajuan tim Amerika ini.
Mesin Ferrari untuk Awal
Cadillac mempersiapkan struktur profesional layaknya tim mapan Eropa, dengan basis operasional di Fishers, Indiana, AS, dan markas teknis di Silverstone, Inggris, serta fasilitas pembangunan mesin di dekat pusat teknologi GM di Charlotte, North Carolina.
Untuk musim 2026 hingga 2028, Cadillac akan menggunakan unit tenaga (power unit) dari Ferrari sambil mengembangkan mesin sendiri yang ditargetkan siap pada akhir dekade ini.
Tim ini dipimpin oleh Graeme Lowdon sebagai Team Principal, dengan jajaran teknis berpengalaman dari dunia F1 dan balap global.
Target Realistis di Musim Perdana
Meskipun optimis, tim Cadillac menyadari tantangan besar yang menanti. Lowdon menegaskan bahwa target utama di musim 2026 adalah membangun dasar yang kuat, konsisten, dan dihormati oleh tim-tim besar seperti Mercedes, Red Bull, dan Ferrari.
Bottas menambahkan bahwa proyek ini bukan sekadar ikut balapan, tetapi berkomitmen untuk bertahan lama di Formula 1 dan berkembang secara bertahap menuju persaingan puncak.







