Thailand – Kontingen Indonesia merangkak naik ke peringkat kedua klasemen sementara medali SEA Games 2025 Thailand. Posisi ini diraih setelah Indonesia berhasil menambah 11 medali emas pada Sabtu (13/12/2025), hari kelima penyelenggaraan ajang multi-olahraga tersebut.
Cabang olahraga tenis, menembak, dan panjat tebing menjadi penyumbang terbanyak dengan masing-masing dua medali emas.
Di tenis, Indonesia meraih kesuksesan dengan menyapu bersih nomor beregu. Tim tenis putra dan putri kompak mengalahkan tuan rumah Thailand 2-1 dalam laga yang berlangsung di The Lawn Tennis Association of Thailand, Nonthaburi.
Menembak juga mempersembahkan dua emas dari disiplin 10 meter air rifle. Dewi Laila Mubarokah menjadi protagonis dengan meraih emas dari nomor perorangan putri dan beregu putri.
Pada nomor perorangan, Dewi Laila Mubarokah memenangi persaingan ketat dengan rekan senegaranya, Dominique Rachmawati Karini, yang meraih perak. Emas beregu putri diraih oleh trio Dewi, Dominique, dan Yasmin Figlia Achadiat.
Panjat tebing turut menunjukkan kekuatannya. Antasyafi Robby Al Hilmi dan Puja Lestari secara berurutan memenangi nomor speed putra dan speed putri. Disiplin speed memang menjadi kekuatan utama panjat tebing Indonesia, dengan puncaknya adalah emas Olimpiade oleh Veddriq Leonardo pada Paris 2024.
Luluk Diana Tri Wijayana mempersembahkan emas untuk angkat besi di kelas 48kg putri. Ini merupakan perlombaan pertama di cabor angkat besi SEA Games.
Luluk sukses melakukan angkatan total 184kg dalam ajang yang digelar di Chon Buri Sports Schools, Chon Buri. Atlet berusia 20 tahun asal Jawa Timur ini berhasil mengangkat beban 84kg dalam snatch dan 100kg dalam clean and jerk.
Luluk mengungguli Thanyathon Sukcharoen dari Thailand (183kg) yang meraih perak, dan Nguyen Thi Thu Trang dari Vietnam (181kg) yang meraih perunggu. Pencapaian ini menjadi penebusan bagi Luluk setelah kegagalan di Kejuaraan Dunia Junior 2025.
“Targetnya emas, snatch-nya iya, tapi di clean and jerk-nya gagal total. Pulang dari situ sempat terpuruk beberapa minggu,” ujar Luluk. “Tapi untungnya pelatih selalu ngarahin, alhamdulillah-nya pelatih lebih pengertian dan lebih sabar,” tambahnya.
Karate, taekwondo, judo, dan atletik juga menambah perolehan emas Indonesia pada hari ini.
Atlet karate Ignatius Joshua Kandou menjadi kampiun nomor 75kg putra setelah mengalahkan Vo Van Hien dari Vietnam di final. Sementara itu, Arya Danu Susilo menyumbangkan emas terkini di taekwondo, juga dengan kemenangan atas wakil Vietnam, Ly Hong Phuc, di final nomor -74kg putra.
Dharma I Made Sastra meraih emas keempat dari judo setelah memenangi final kelas 90kg putra dengan mengungguli Wei Puyang dari Thailand.
Atlet kawakan, Maria Natalia Londa, meraih keping emas berikutnya dari nomor triple jump atau lompat jangkit putri di atletik. Maria Londa menorehkan lompatan sejauh 13,85 meter, mengalahkan andalan tuan rumah, Parinya Chuaimaroeng, yang merupakan juara di tiga edisi terakhir.
Ini menjadi emas ketiga Maria Londa dari lompat jangkit SEA Games setelah kesuksesan sebelumnya pada 2013 dan 2015 silam. Total tujuh emas sudah ia kumpulkan dari ajang SEA Games.
Selain 11 medali emas, Indonesia juga meraih 14 medali perak dan 11 medali perunggu pada Sabtu (13/12/2025).
Berikut adalah pembaruan klasemen medali SEA Games 2025 hingga Sabtu (12/12/2025) pukul 21.00 WIB:
| Pos. | Negara | Emas | Perak | Perunggu | Total |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Thailand | 94 | 59 | 36 | 189 |
| 2 | Indonesia | 31 | 42 | 35 | 108 |
| 3 | Vietnam | 30 | 27 | 53 | 110 |
| 4 | Singapura | 16 | 18 | 25 | 59 |
| 5 | Malaysia | 15 | 14 | 47 | 76 |
| 6 | Filipina | 14 | 23 | 52 | 89 |
| 7 | Myanmar | 2 | 12 | 16 | 30 |
| 8 | Laos | 2 | 3 | 13 | 18 |
| 9 | Brunei | 0 | 1 | 4 | 5 |
| 10 | Timor Leste | 0 | 0 | 2 | 2 |







