KOTA BANDUNG – Gelandang Persib Bandung Thom Haye menyoroti maraknya aksi mengulur waktu yang dinilainya mengganggu kualitas Liga Indonesia. Pemain berdarah Belanda ini merasakan persoalan mendasar dalam kompetisi Super League setelah beberapa bulan berkarier di Tanah Air.
Haye mengungkapkan, praktik mengulur waktu bukan hanya terjadi dalam satu atau dua pertandingan, melainkan menjadi masalah berulang yang ia temui di banyak laga sepanjang kompetisi. Kebiasaan ini dinilainya kerap mengganggu jalannya pertandingan.
“Saya mau mengatakan sesuatu. Ini bukan hanya satu hari ini saja, tapi untuk liga seutuhnya. Sebagai contoh, hari ini bisa Anda lihat berapa lama waktu injury time,” kata Haye, dikutip Selasa (15/12).
Ia menyoroti banyaknya momen pertandingan yang terhenti, seperti yang terjadi dalam laga Persib kontra Malut United pada Minggu (14/12) lalu. Menurut Haye, tim yang berada dalam posisi unggul kerap memanfaatkan situasi dengan cara berbaring di lapangan demi menghabiskan waktu.
“Di babak kedua, berapa lama pertandingan ini terhenti, seperti tim yang unggul di laga ini beberapa kali tergeletak di lapangan dan membuang-buang waktu,” jelasnya.
Akibat situasi tersebut, Thom Haye menilai durasi efektif pertandingan menjadi sangat berkurang. Ia memperkirakan, timnya bisa kehilangan sekitar 20 menit waktu bermain di lapangan.
Padahal, menurutnya, esensi sepak bola adalah permainan yang mengalir dan dinikmati oleh semua pihak. “Sebagai pemain, semua ingin bermain sepak bola, memainkan permainan yang bagus,” ujarnya.
Thom juga menegaskan bahwa praktik-praktik semacam itu tidak hanya terjadi di satu stadion atau satu pertandingan. Ia menyebut fenomena tersebut dapat ditemukan di banyak laga lain, sehingga berpotensi merusak kualitas kompetisi secara keseluruhan.
“Namun sekarang, bukan hanya di sini, tapi di pertandingan lain, ada pihak yang ingin merusak permainan,” tambahnya.
Oleh karena itu, Haye menilai seluruh elemen sepak bola Indonesia perlu berbenah, termasuk perangkat pertandingan. Menurutnya, pengembangan sepak bola tidak hanya soal kualitas pemain dan klub, tetapi juga konsistensi penerapan aturan di lapangan.
“Saya rasa semua harus mengembangkan sepak bola, termasuk untuk wasit,” tegasnya.
Ia berharap ada perhatian lebih terhadap durasi pertandingan agar sepak bola bisa dimainkan sebagaimana mestinya.
“Bisa dicek hari ini berapa lama waktu pertandingan aktif berjalan di babak kedua dan berapa lama injury time diberikan. Sebagai pemain, semuanya ingin bermain dan tidak mungkin bermain seperti ini,” pungkas Thom Haye.







