Bandung – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengimbau Bobotoh untuk menjaga ketertiban dan tidak menyalakan flare saat timnya menjamu PSM Makassar. Pertandingan tunda pekan kedelapan Super League 2025/2026 ini akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Sabtu, 27 Desember 2025, pukul 19.00 WIB. Hodak menekankan pentingnya dukungan positif dari suporter agar tidak merugikan tim dengan sanksi atau denda.
“Saya hanya berharap tidak ada lagi flare karena kami tidak mau didenda lagi,” kata Hodak saat dikonfirmasi di Bandung. “Di laga terakhir semuanya sudah oke dan saya berharap bisa terus dilanjutkan.”
Pelatih asal Kroasia itu menilai, kehadiran Bobotoh di stadion selalu menjadi kekuatan tambahan bagi timnya. Stadion yang penuh, menurutnya, membuat Persib seolah memiliki satu pemain ekstra di lapangan.
Ia juga mengapresiasi atmosfer Stadion GBLA dalam beberapa laga kandang terakhir. Atmosfer tersebut dinilai mampu membuat tim tamu merasa tidak nyaman.
“Dalam satu-dua bulan terakhir, ketika bermain di kandang kami sangat dominan,” ujarnya. “Salah satu alasannya karena banyaknya Bobotoh yang hadir dan memberikan tekanan kepada lawan.”
Meski demikian, Hodak kembali mengingatkan bahwa dukungan tersebut harus sesuai regulasi. Tindakan seperti menyalakan flare dapat berujung sanksi dan denda bagi klub.
Lebih lanjut, Hodak mengatakan Persib Bandung menargetkan kemenangan atas PSM Makassar. Hasil positif ini penting untuk menjaga posisi mereka di papan atas klasemen Super League 2025/2026.
“Mereka punya pelatih baru dan beberapa pertandingan sebelumnya meraih hasil bagus,” jelasnya. “Mereka juga punya pemain yang bagus. Ini pertandingan yang tidak mudah.”







