Jakarta – Pembalap Alex Rins pulang dengan optimisme usai menjajal Yamaha M1 bermesin V4. Meskipun motor baru itu belum sepenuhnya memuaskan, Rins mengaku melihat perkembangan positif yang sebelumnya tidak terlihat di Misano.
“Motornya sedikit membaik. Saya merasa lebih baik daripada di Misano,” kata Rins, menunjukkan nada yang lebih positif dibandingkan sesi uji sebelumnya.
Rins menemukan perubahan signifikan pada kestabilan dan pengereman. Mesin V4, era baru bagi Yamaha, memberikan sensasi deselerasi yang lebih mantap.
Menurutnya, motor kini terasa lebih stabil sehingga memungkinkan pemanfaatan dua ban sekaligus saat mengerem. Ini menjadi sinyal positif bahwa Yamaha mulai menemukan arah pengembangan mesin V4.
Sesi tes berlangsung singkat karena cuaca pagi yang kurang mendukung. Meski demikian, Rins menegaskan bahwa setiap lap yang dilakukan adalah “lap sebenarnya,” fokus pada pengujian setup penting, bukan sekadar pemanasan.
“Kami mencoba banyak pengaturan: pivot ke atas, pivot ke bawah, bike short, bike long,” jelasnya. Hari pertama dihabiskan untuk mematangkan setelan dasar, belum fokus pada *time attack* atau memaksakan kecepatan.
Meski ada temuan positif, Rins mengakui Yamaha M1 V4 masih tertinggal dalam hal kecepatan puncak. “Masih sedikit kurang cepat, itu normal,” ungkapnya.
Target berikutnya adalah meningkatkan traksi, area yang masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi Yamaha. “Kami sedikit kesulitan di sana,” imbuhnya.
Pengakuan Rins memberikan gambaran awal bahwa M1 V4 bukan sekadar proyek eksperimental. Ada progres nyata, pondasi yang mulai terasa, dan harapan. Jika kestabilan dan pengereman membaik, langkah selanjutnya adalah menemukan traksi agar Yamaha kembali menjadi ancaman di lintasan MotoGP.







