Jakarta – Kabar mengenai John Herdman yang semakin santer akan menukangi Timnas Indonesia telah menarik perhatian luas, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di kancah internasional. Herdman disebut-sebut telah mencapai kesepakatan awal dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk memimpin Timnas dalam siklus baru.
Rumor bergabungnya pelatih asal Inggris ini bahkan dianalisis secara khusus oleh media asing. Laporan tersebut mengulas faktor-faktor di balik keputusan Herdman menerima tawaran dari PSSI, dengan menyoroti aspek finansial sebagai daya tarik utama. PSSI dinilai mampu memberikan penawaran yang jauh lebih menggiurkan dibandingkan federasi lain yang juga berminat menggunakan jasanya.
“Herdman menolak Honduras dan tergoda oleh jutaan dolar dari tim yang eksotis,” demikian laporan sebuah media asing pada Selasa (23/12/2025). Sebelumnya, Herdman juga menjadi incaran Timnas Honduras berkat reputasinya saat membawa Kanada.
Namun, Federasi Sepak Bola Honduras (FFH) dinilai terlalu lamban dalam menentukan pelatih kepala setelah ditinggalkan Reinaldo Rueda. FFH disebut lebih memprioritaskan pencarian direktur olahraga, sehingga sejumlah nama besar seperti John Herdman dan Juan Carlos Osorio terlepas dari bidikan mereka. Media asing tersebut juga menegaskan bahwa Herdman merupakan sosok yang sangat diharapkan publik Honduras.
Dalam laporannya, media asing tersebut mengungkap bahwa PSSI dan John Herdman telah melakukan pertemuan intensif untuk membahas detail kontrak, termasuk nilai gaji yang disebut mencapai ribuan dolar per bulan. Herdman dilaporkan telah menyelesaikan kesepakatan untuk menjadi manajer baru Timnas Indonesia untuk siklus 2026-2030.
Durasi kontrak selama empat tahun, dari 2026 hingga 2030, dinilai menjadi salah satu faktor kunci yang membuat PSSI berani menggelontorkan dana besar. Sebaliknya, nominal tersebut dianggap sulit direalisasikan oleh FFH, yang tampaknya tidak berani mengajukan tawaran sepadan dan tepat waktu.
Pendekatan agresif Indonesia, ditambah rekam jejak Herdman yang sukses membawa Kanada ke Piala Dunia 2022, menjadi alasan PSSI tidak ragu menjadikannya pilihan utama. Media asing tersebut menegaskan bahwa Indonesia bergerak cepat dan serius, berbanding terbalik dengan Honduras yang dinilai lambat dalam proses pengambilan keputusan.







