Guangzhou – Pebulu tangkis tunggal putri Korea Selatan, An Se-young, mengukir sejarah gemilang setelah menjuarai BWF World Tour Finals 2025. Kemenangan di final pada Minggu (21/12/2025) ini menjadikannya sejajar dengan Kento Momota dengan raihan 11 gelar sepanjang tahun, sekaligus pebulu tangkis pertama yang mengumpulkan hadiah uang lebih dari satu juta dolar Amerika Serikat dalam semusim.
An Se-young menyegel gelar prestisius ini setelah menundukkan unggulan kedua asal Tiongkok, Wang Zhi Yi, dalam pertarungan sengit tiga gim berdurasi 96 menit di Guangzhou, Tiongkok. An Se-young, yang berstatus unggulan pertama, menutup laga dengan skor 21-13, 18-21, dan 21-10.
Drama sempat terjadi di gim ketiga ketika An Se-young terlihat menahan sakit akibat cedera. Namun, semangat juangnya membawanya meraih kemenangan heroik di set penentuan. Ini adalah gelar BWF World Tour Finals keduanya, setelah sebelumnya ia juga menjuarai edisi 2021 di Bali.
Raihan 11 gelar juara dalam satu kalender tahun ini merupakan catatan fenomenal yang berhasil An Se-young ulang dari rekor Kento Momota. Pebulu tangkis Jepang itu mencetak rekor serupa pada tahun 2019 di sektor tunggal putra.
Pebulu tangkis berusia 23 tahun ini telah menjadi finalis sebanyak 12 kali dari total 15 turnamen BWF World Tour yang ia ikuti sepanjang 2025. Dari 12 final tersebut, 11 di antaranya berhasil ia menangkan, termasuk puncak performanya di BWF World Tour Finals 2025.
Selain itu, An Se-young juga mencatatkan sejarah sebagai pebulu tangkis pertama yang sukses mengumpulkan total hadiah uang tunai lebih dari satu juta dolar Amerika Serikat dalam setahun. Angka fantastis ini menegaskan dominasinya di dunia bulu tangkis putri.
Dominasi An Se-young atas Wang Zhi Yi juga semakin dipertegas. Dari delapan pertemuan di final sepanjang tahun ini, An Se-young berhasil mengalahkan Wang Zhi Yi di setiap kesempatan. Ia juga telah mengukuhkan posisinya sebagai tunggal putri terbaik dunia, menempati peringkat teratas BWF selama 125 pekan.
Tahun 2025 layak disebut sebagai salah satu tahun terbaik bagi An Se-young. Dengan usianya yang masih muda, potensi untuk meraih lebih banyak gelar bergengsi dan mengukuhkan statusnya sebagai legenda bulu tangkis dunia semakin terbuka lebar.




