www.domainesia.com
Web Hosting
www.domainesia.com

Persib Disanksi Berat, Bobotoh Kembali Berulah.

Bandung – Persib Bandung mendapatkan sanksi berat dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) terkait dua insiden berbeda di ajang AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/26. Sanksi ini meliputi hukuman untuk klub dan asisten pelatih Miro Petric.

Persib Didenda Rp 437 Juta dan Wajib Tutup 25 Persen Stadion

Web Hosting

AFC menjatuhkan denda USD 25.000 atau sekitar Rp 416 juta kepada Persib Bandung. Selain itu, stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) wajib ditutup sebagian (25 persen) pada satu pertandingan kandang berikutnya.

Sanksi ini merupakan buntut dari laga Persib Bandung vs Selangor FC pada 23 Oktober 2025. AFC mencatat pelanggaran berupa penyalaan kembang api, pelemparan benda ke lapangan, pemasangan spanduk politik, dan penonton yang memanjat pembatas.

Persib juga dianggap gagal memastikan keselamatan pertandingan dan penomoran kursi stadion sesuai regulasi. Denda tambahan USD 1.250 atau sekitar Rp 21 juta dikenakan atas pelanggaran penomoran kursi.

Total denda yang harus dibayar Persib mencapai USD 26.250 atau sekitar Rp 437 juta, yang harus diselesaikan dalam 30 hari. AFC menegaskan jatah tiket tim tamu tidak boleh dikurangi meski ada penutupan sebagian stadion.

Asisten Pelatih Miro Petric Diskors Empat Laga

Selain sanksi untuk klub, asisten pelatih Persib, Miro Petric, juga mendapatkan hukuman. Ia diskors empat pertandingan akibat insiden dalam laga Selangor FC vs Persib Bandung pada 6 November 2025.

Miro Petric diusir wasit karena dianggap menggunakan bahasa atau isyarat yang menyinggung dan kasar. Hukuman ini mencakup satu laga otomatis akibat kartu merah, serta dua laga larangan mendampingi tim di fase grup ACL 2 melawan Lion City Sailors (26 November) dan Bangkok United (10 Desember).

Dua laga skorsing lainnya akan diterapkan sesuai ketentuan Pasal 38.1 Kode Disiplin dan Etika AFC. Miro juga diwajibkan membayar denda USD 10.000 atau sekitar Rp 166,5 juta dalam 30 hari.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) terkait sanksi tersebut.

Web Hosting