Johor Bahru – Richard Chin, pemain sayap yang merumput di Raith Rovers, akhirnya mencatatkan debut bersama Timnas Malaysia dalam laga FIFA Matchday melawan Palestina. Pertandingan persahabatan itu digelar di Stadion Sultan Ibrahim, Johor, Senin (8/9/2025).
Pemain berusia 22 tahun tersebut masuk sebagai pemain pengganti menggantikan Quentin Cheng. Kehadirannya turut membantu Malaysia mempertahankan keunggulan 1-0 hingga peluit akhir berbunyi.
Kemenangan ini menjadi catatan penting, mengakhiri penantian 24 tahun sejak terakhir kali Malaysia mengalahkan Palestina dengan skor 4-3 pada tahun 2001.
Lahir dan besar di Inggris, Richard mewarisi darah Malaysia dari sang ayah. Kedatangannya di skuad Harimau Malaya menambah opsi di lini sayap kanan.
Selain debutnya di lapangan hijau, Richard juga menjadi sorotan warganet setelah video dirinya menunaikan salat berjamaah viral di media sosial.
Ia terlihat salat bersama pemain Malaysia dan Palestina di Masjid Sultan Abu Bakar, Johor Bahru, yang kemudian mengkonfirmasi bahwa ia seorang Muslim.
Richard mengungkapkan bahwa dirinya telah menjadi mualaf sejak November tahun lalu.
“Saya mengucapkan syahadat dan masuk Islam pada November tahun lalu. Alhamdulillah, saya sangat bahagia sekarang menjadi seorang Muslim,” ungkap Chin dalam wawancara dengan jurnalis Astro Arena, Fina Nasrom.
Richard juga menuturkan dukungan dari penggemar selama dua tahun terakhir memotivasinya untuk membela Malaysia.
“Saya menerima banyak dukungan dari para penggemar selama dua tahun terakhir dan itu memberi saya motivasi besar untuk bermain bagi negara ini,” ujarnya.
Pelatih Malaysia, Peter Cklamovski, sebelumnya mengungkapkan alasannya memanggil Richard, menyebut sang pemain memiliki mobilitas, teknik, dan kecepatan yang baik.







