Jakarta – Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, akhirnya mengungkap alasan Cole Palmer dicoret dari susunan pemain utama (starting line-up) saat melawan West Ham dalam lanjutan Liga Inggris. Laga tersebut dimenangkan Chelsea dengan skor telak 5-1.
Kemenangan Chelsea atas West Ham diwarnai dengan gol-gol dari Joao Pedro, Pedro Neto, Enzo Fernandes, Moises Caicedo, dan Trevoh Chalobah.
Absennya Palmer dari starting line-up, bahkan dari skuad Chelsea secara keseluruhan, menimbulkan tanda tanya besar.
Sebagai pengganti Palmer, Maresca mempercayakan posisi tersebut kepada pemain muda asal Brasil, Estevao. Pemain berusia 18 tahun itu pun menjalani laga penuh pertamanya di Liga Inggris.
Dalam konferensi pers seusai pertandingan, Maresca menjelaskan bahwa Palmer memang sedang tidak dalam kondisi prima.
“Cole, dalam empat atau lima hari terakhir, dia tidak 100 persen,” ujar Maresca seperti dikutip dari Metro.co.uk.
Palmer sebenarnya masuk dalam daftar pemain Chelsea untuk laga kontra West Ham. Namun, ia terlihat tertatih-tatih meninggalkan lapangan bersama tim medis sebelum kick-off.
Maresca pun tak ingin mengambil risiko dan memutuskan untuk mencoret Palmer dari skuad. “Hari ini, dia mencoba pemanasan tetapi dia merasakan sesuatu jadi kami memilih untuk tidak mengambil risiko apa pun. Kita lihat dalam beberapa jam ke depan apakah ini sesuatu yang penting atau tidak,” jelasnya.
Maresca juga memuji Palmer atas usahanya untuk tetap fit meski merasa tidak nyaman di bagian selangkangannya. “Saat pertandingan melawan Palace, dia tidak dalam kondisi 100 persen,” kata Maresca. “Tetapi dia berusaha keras untuk klub, untuk tim, untuk para penggemar karena dia benar-benar bersemangat dengan tim. Malam ini, dia mencoba lagi tetapi hasilnya tidak terlalu bagus,” tambahnya.
Bek Chelsea, Marc Cucurella, mengakui absennya Palmer cukup berpengaruh bagi tim. Namun, ia juga memuji penampilan Estevao yang dinilai mampu menggantikan peran Palmer dengan baik.
“Itu sulit karena kami berlatih satu hal dan pada akhirnya kami perlu berubah dengan sangat cepat,” kata Cucurella. “Tetapi saya pikir Estevao, dalam kasus ini, memainkan permainan yang menakjubkan.”







