London – Liverpool bergerak cepat mengamankan kapten Crystal Palace, Marc Guehi, di tengah fokus publik pada kedatangan Alexander Isak. Tes medis Guehi bahkan dijadwalkan berlangsung di London.
The Reds optimistis menuntaskan kesepakatan sebelum bursa transfer ditutup. Mereka berpacu dengan waktu menyelesaikan dokumen agar mendapat tambahan waktu merampungkan administrasi di Premier League.
Jurnalis Ben Jacobs melaporkan, tes medis Guehi digelar di London, bukan di AXA Training Centre Liverpool, demi menghemat waktu karena negosiasi berlangsung hingga detik terakhir.
“Pemeriksaan medis Guehi akan dilakukan di London untuk mempercepat jalannya transfer,” tulis Jacobs.
Liverpool Siapkan Mahar 35 Juta Poundsterling
Situasi ini pukulan bagi Crystal Palace. Pelatih Oliver Glasner sejak awal enggan kehilangan kaptennya. Palace sudah kehilangan Eberechi Eze yang pindah ke Arsenal.
Palace bergerak mencari pengganti dan hampir pasti merekrut satu bek dari Premier League. Opsi kedua masih dipertimbangkan sebelum bursa ditutup.
Liverpool melihat Guehi sebagai investasi masa depan. Bek 25 tahun itu suksesor ideal Ibrahima Konate yang kontraknya habis 2026 dan diincar Real Madrid. Guehi diproyeksikan menjadi pilar lini belakang Anfield jangka panjang.
Guehi mencetak gol indah dalam kemenangan 3-0 melawan Aston Villa. Kiper Dean Henderson mendorongnya memberi penghormatan kepada fans.
Sejak didatangkan dari Chelsea pada 2021, Guehi menjadi sosok sentral di pertahanan Palace. Ia mencatat 161 penampilan, menyumbang sembilan gol dan empat assist.
William Saliba Dicoret dari Skuad Timnas Prancis
Kedatangan Guehi menambah kedalaman skuad Liverpool. Manajer Arne Slot ingin timnya kompetitif di semua lini setelah merebut gelar Premier League musim lalu. Rotasi di lini belakang menjadi kebutuhan mutlak.
Semua mata tertuju pada hitungan jam jelang penutupan bursa transfer. Liverpool berpotensi menutup hari itu dengan dua gebrakan besar: Alexander Isak dan Marc Guehi.







