Doha – Tim nasional Kuwait akan melakoni laga uji coba melawan Suriah pada 8 September mendatang di Doha, Qatar. Pertandingan ini menjadi jawaban atas mundurnya Kuwait dari agenda uji coba melawan timnas Indonesia.
Mundurnya Kuwait membuat PSSI mengagendakan uji coba skuad Garuda melawan Lebanon. Satu pertandingan lagi yang dikonfirmasi PSSI adalah melawan Taiwan sebagai pengganti Kuwait.
Kabar uji coba antara Kuwait melawan Suriah diumumkan melalui Instagram resmi timnas Suriah pada Selasa (26/8). Kedua tim telah sepakat untuk melaksanakan uji coba pada September di Qatar.
Ranking FIFA Suriah yang berada di posisi 91 menjadi salah satu alasan bagi Kuwait untuk meningkatkan peringkatnya.
“Federasi Sepak Bola Arab Suriah menetapkan pertandingan persahabatan kedua untuk tim nasional pertama kami melawan tim nasional Kuwait, yang akan digelar pada bulan September di ibu kota Qatar, Doha,” tulis rilis di laman Instagram timnas Suriah.
Sebelum melawan Kuwait, Suriah akan berhadapan dengan Uni Emirat Arab (UEA) dalam uji coba yang dilaksanakan pada bulan September di Dubai. Laga ini menjadi ajang pematangan tim.
UEA sendiri akan bertarung di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, sebelumnya mengaku bingung dengan alasan Kuwait mundur dari laga uji coba. PSSI telah melaporkan masalah ini ke FIFA karena dianggap merugikan.
Thohir menduga ada pihak-pihak yang sengaja mengganggu persiapan timnas jelang bertarung di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
“Kita punya rencana melawan tim Timur Tengah, Kuwait, dan Lebanon. Awalnya kami juga boleh bertafsir buruk ya. Ini ada sabotase apa lagi, mau uji coba saja susah sekali. Tapi kembali kalau kita lihat rupanya Kuwait juga mundur dari turnamen yang lain,” ujar Erick.
“Nah, itu yang mungkin ada isu internal saya tidak mau menuduh. Tetapi kita sudah melayangkan surat keras kepada Kuwait. Dan kita tidak tahu baru beberapa hari persiapan sudah siap, nah kita juga akan melaporkan ke AFC,” tambahnya.







