www.domainesia.com
Web Hosting
www.domainesia.com

Eks Pelatih MU Dipecat Beruntun, Amorim Terancam?

Jakarta – Tiga mantan pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, Jose Mourinho, dan Erik ten Hag, secara mengejutkan dipecat oleh klub masing-masing dalam kurun waktu hanya empat hari.

Ketiganya menjadi korban dari ekspektasi tinggi dan dianggap gagal memenuhi target yang ditetapkan oleh manajemen klub.

Web Hosting

Jose Mourinho menjadi pelatih pertama yang menangani Manchester United di antara ketiganya, yaitu pada 27 Mei 2016 hingga 18 Desember 2018.

Kemudian, posisinya digantikan oleh Ole Gunnar Solskjaer mulai 19 Desember 2018.

Solskjaer, yang merupakan legenda Setan Merah, bertahan selama hampir dua tahun sebelum akhirnya meninggalkan klub pada 21 November 2021.

Setelah melalui masa transisi dengan pelatih sementara seperti Michael Carrick dan Ralf Rangnick, Manchester United menunjuk Erik ten Hag sebagai pelatih permanen pada 23 Mei 2022.

Namun, nasib serupa menimpa Ten Hag, yang juga kehilangan jabatannya pada 28 Oktober 2024.

Rentetan pemecatan dimulai ketika Besiktas memecat Ole Gunnar Solskjaer pada Kamis, 28 Agustus 2025.

Solskjaer baru saja menandatangani kontrak berdurasi satu setengah tahun dengan klub Turki tersebut pada 18 Januari 2025.

Namun, hanya tujuh bulan kemudian, ia dilengserkan setelah gagal membawa Besiktas lolos ke Liga Europa dan Liga Konferensi.

Sehari kemudian, giliran Jose Mourinho yang dipecat oleh rival Besiktas, Fenerbahce, pada Jumat, 29 Agustus 2025.

Alasan utama pemecatan Mourinho adalah kegagalannya membawa Fenerbahce lolos ke fase liga Liga Champions setelah tersingkir di babak play-off.

Selain itu, konflik non-teknis antara Mourinho dan klub rival juga menjadi faktor yang memperkuat alasan pemecatannya.

Erik ten Hag menjadi pelatih terakhir yang mengalami pemecatan, yaitu pada Senin, 1 September 2025, oleh Bayer Leverkusen.

Ten Hag hanya diberi waktu 99 hari untuk melanjutkan tugas Xabi Alonso, dan bahkan hanya sempat menjalani dua pertandingan Bundesliga 2025-2026.

Dalam dua pertandingan tersebut, Leverkusen dikalahkan Hoffenheim 1-2 dan bermain imbang dengan Werder Bremen 3-3.

Direktur Olahraga Bayer Leverkusen, Simon Rolfes, mengakui bahwa keputusan ini tidak mudah, tetapi beberapa minggu terakhir menunjukkan bahwa membangun tim baru dan sukses dengan susunan pemain yang ada tidak mungkin dilakukan.

Dengan kondisi yang menimpa tiga mantan pelatih Manchester United tersebut, muncul pertanyaan apakah Ruben Amorim, pelatih Manchester United saat ini, akan mengalami nasib serupa.

Meskipun sempat dikabarkan berada di ujung tanduk, kemenangan dramatis atas Burnley memberikan sedikit kelegaan bagi Amorim.

Namun, tidak ada yang dapat memastikan berapa lama Amorim akan selamat dari ancaman pemecatan, mengingat performa tim yang belum stabil.

Web Hosting