www.domainesia.com
Web Hosting
www.domainesia.com

Dvalishvili Geram, Sepupu Khabib Remehkan Gelarnya?

Padang – Merab Dvalishvili, petarung UFC kelas bantam, meradang akibat pernyataan Umar Nurmagomedov yang menyebutnya sebagai juara palsu. Kemenangan Dvalishvili atas Umar pada UFC 311 lalu tak meredakan tensi rivalitas keduanya.

Dvalishvili, yang merebut sabuk juara dari Sean O’Malley di UFC 306, merasa tidak dihormati oleh sepupu Khabib Nurmagomedov tersebut.

Web Hosting

“Hal nomor 1, Dia tidak menghormati saya dan menyebut saya juara palsu,” kata Dvalishvili seperti dikutip dari MMA Fighting.

The Machine, julukan Dvalishvili, mempertanyakan ucapan Umar di media sosial. Ia menduga ada pihak lain yang menuliskan pernyataan tersebut.

“Saya tidak tahu apakah dia yang berkicau di Twitter, atau mungkin asistennya, atau apa pun itu,” ujarnya.

Dvalishvili menegaskan bahwa setiap unggahan di media sosialnya adalah kata-katanya sendiri, meski mungkin dibantu oleh asisten untuk penerjemahan.

“Jadi, itu sangat tidak sopan melalui kata-kata darinya, dari Twitter,” tegasnya.

Ungkapan “juara palsu” sangat mengganggu Dvalishvili. Ia merasa perjuangannya untuk meraih gelar tidak dihargai.

“Dia juga menyebut saya juara palsu, jadi yang paling membuat saya marah, Anda tahu, dia tidak menghormati saya sebagai juara,” papar petarung berusia 34 tahun itu.

Dvalishvili telah membuktikan kemampuannya dengan mengalahkan Sean O’Malley, bahkan dengan submission di pertarungan terakhir mereka. Ia merasa pantas menyandang sabuk kelas bantam.

“Saya pantas mendapatkannya untuk sampai di sana, saya juara, dan dia seharusnya menghormati saya,” kata Dvalishvili.

Saat ini, Dvalishvili enggan terlalu memikirkan Umar Nurmagomedov dan memilih fokus mempertahankan gelarnya.

“Dia (Umar) sekarang mencari-cari alasan dan saya sudah selesai dengannya,” tutup Dvalishvili.

Dvalishvili dijadwalkan kembali bertarung pada 7 Desember 2025 melawan Petr Yan. Sebelumnya, ia telah mengalahkan Yan di UFC Fight Night 221.

Web Hosting