London – Arsenal mempertimbangkan untuk meminjamkan gelandang mudanya, Ethan Nwaneri, pada paruh kedua musim 2025/2026. Minimnya menit bermain menjadi alasan utama rencana ini.
Pemain berusia 18 tahun itu tampil menjanjikan musim lalu, namun kedalaman skuad Arsenal saat ini membuat kesempatan bermainnya terbatas. Nwaneri baru mencatatkan 165 menit bermain di Premier League musim ini.
Meskipun demikian, Arsenal tetap percaya pada komitmen dan potensi Nwaneri. Pada bursa transfer musim panas lalu, Nwaneri memilih bertahan dan menandatangani kontrak baru di Emirates Stadium.
Namun, dengan kesempatan bermain yang terbatas, peminjaman dianggap sebagai solusi terbaik agar Nwaneri mendapatkan pengalaman bermain reguler di level senior.
“Saya mulai merasa bahwa Ethan Nwaneri bisa saja pergi (dengan status pinjaman),” ujar jurnalis Dean Jones dalam podcast Ranks FC. “Banyak klub akan tertarik padanya. Musim ini cukup sia-sia baginya karena minim peluang bermain.”
Arsenal sendiri bukan klub yang rutin meminjamkan pemain akademinya. Sejak musim 2024/2025, hanya empat pemain akademi yang dipinjamkan dan tidak ada yang bermain di level elite.
Meski begitu, Arsenal memiliki contoh sukses peminjaman Folarin Balogun ke Stade Reims pada musim 2022/2023. Balogun tampil gemilang dan kemudian dijual dengan harga GBP 35 juta.
Peminjaman Balogun menjadi bukti bahwa kesempatan bermain di liga top dapat mempercepat perkembangan pemain muda. Jika Nwaneri dipinjamkan pada Januari, menarik untuk melihat klub mana yang akan memberinya menit bermain reguler. Arsenal memiliki kendali penuh dalam menentukan langkah terbaik untuk masa depannya.
