Arena Sumbar – Pelatih Timnas Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, meluapkan amarahnya usai timnya membantai Timnas Uruguay dengan skor telak 5-1 dalam laga uji coba, Rabu (19/11/2025).
Kemenangan besar itu justru memicu kekesalan Pochettino terhadap pertanyaan yang diajukan awak media.
Timnas Amerika Serikat tampil dominan di babak pertama dengan mencetak empat gol melalui Sebastian Berhalter (17’), Alex Freeman (20’ dan 31’), serta Diego Luna (42’).
Uruguay sempat memperkecil kedudukan lewat Giorgian de Arrascaeta (45+1’).
Di babak kedua, Uruguay bermain dengan 10 orang setelah Rodrigo Bentancur mendapat kartu merah, membuat Amerika Serikat semakin mendominasi.
Tanner Tessmann (68’) menambah keunggulan Amerika Serikat di babak kedua.
Pemicu kemarahan Pochettino adalah pertanyaan media yang mempertanyakan keputusannya memainkan pemain pelapis, bukan pemain utama.
Pochettino menilai pertanyaan tersebut merendahkan para pemainnya dan mengotak-kotakkan skuad.
“Saya tak ingin menjadi negatif, tapi saya benci (kalimat) tidak ada pemain reguler. Apa artinya? Itu Amerika Serikat yang bermain, tim nasionalnya,” tegas Pochettino.
Mantan pelatih Chelsea itu mengancam akan meninggalkan konferensi pers karena merasa pertanyaan media tidak sopan dan meremehkan usaha para pemain.
“Siapa pemain reguler? Mungkin kita harus menghentikan konferensi pers karena itu (pertanyaan) seperti kami kalah 5-0 atau 5-1,” ujarnya dengan nada tinggi.
Pochettino memang kerap menjadi sorotan media sejak ditunjuk sebagai pelatih Timnas Amerika Serikat pada September 2024.
Gaya melatih dan catatan minor yang diraih, termasuk kegagalan menjuarai Gold Cup 2025, membuatnya seringkali disudutkan dalam konferensi pers.
Selama melatih Amerika Serikat, Pochettino telah memimpin 22 pertandingan dengan catatan 14 kemenangan, satu hasil imbang, dan tujuh kekalahan.
