Jakarta – Bintang Real Madrid, Vinicius Junior, dikabarkan siap meninggalkan klub lebih cepat dari yang diperkirakan. Penolakan perpanjangan kontrak menjadi sinyal kuat dari pemain Brasil tersebut.
Menurut laporan The Athletic, Vinicius telah menyampaikan langsung kepada Presiden Real Madrid, Florentino Perez, bahwa ia tidak tertarik dengan tawaran kontrak baru saat ini.
Alasan utama penolakan ini bukan hanya soal angka dalam kontrak. Sumber internal menyebutkan bahwa hubungan yang kurang harmonis dengan pelatih Xabi Alonso menjadi faktor kunci.
Vinicius dikabarkan merasa tidak nyaman dengan situasinya di klub, terutama setelah beberapa kali dicadangkan, termasuk dalam laga melawan Elche. Kondisi ini membuat suasana ruang ganti semakin memanas.
Negosiasi kontrak antara Real Madrid dan Vinicius dilaporkan mandek total. Tidak ada kemajuan berarti dan hanya harapan tipis akan adanya perubahan positif di masa depan.
Ancaman kehilangan Vinicius semakin nyata dengan minat dari klub-klub Arab Saudi yang siap menawarkan dana besar untuk memboyongnya.
Kontrak terakhir Vinicius ditandatangani pada tahun 2022, dengan gaji €18 juta per tahun setelah pajak dan klausul pelepasan senilai €1 miliar.
Real Madrid sebenarnya telah menawarkan pembaruan kontrak dengan kenaikan gaji menjadi €20 juta per tahun. Namun, Vinicius menolak tawaran tersebut karena menginginkan gaji setara dengan Kylian Mbappé.
Ketegangan dengan Xabi Alonso menjadi alasan utama Vinicius mempertimbangkan untuk hengkang. Ia merasa masa depannya di Real Madrid tidak lagi menjanjikan.
Klub-klub Arab Saudi dan Paris Saint-Germain disebut-sebut menjadi kandidat kuat pelabuhan baru bagi Vinicius. Saga transfer ini diperkirakan akan menjadi salah satu yang terbesar dalam waktu dekat.
