www.domainesia.com
Web Hosting
www.domainesia.com

Vinicius Dicemooh, Madrid Menang, Xabi Alonso Membela

Jakarta – Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, membela Vinicius Junior setelah sang pemain mendapat cemoohan dari sebagian penonton Santiago Bernabeu saat Real Madrid menang telak 5-1 atas Real Betis, Minggu (5/1/2026).

Vinicius menjadi sorotan lantaran performanya dinilai belum optimal musim ini. Pemain berusia 25 tahun itu baru mencetak lima gol di semua kompetisi, jauh menurun dibandingkan torehan 22 gol musim lalu.

Web Hosting

Situasi ini memicu reaksi negatif dari sebagian pendukung Madrid. Sebelumnya, Vinicius juga mendapat siulan saat ditarik keluar pada laga melawan Sevilla, 20 Desember lalu. Reaksi beragam kembali muncul saat ia digantikan bersama Rodrygo pada menit ke-77 melawan Betis.

Alonso meredam polemik tersebut dan menegaskan bahwa Vinicius tetap menjadi bagian fundamental dari proyek Real Madrid musim ini. “Vini telah memberikan kontribusi besar, dia masuk dengan sangat baik, dia gigih dan mengganggu permainan lawan. Saya menyukai penampilannya, dengan semua yang dia berikan kepada kami. Dia akan sangat penting di Piala Super Spanyol,” kata Alonso.

Alonso juga menekankan pentingnya kedewasaan dalam menghadapi tekanan publik Bernabeu. Ia menilai situasi seperti ini harus direspons secara kolektif oleh tim. “Kami memahami situasinya. Vinicius dewasa, begitu juga kami. Kami harus merespons. Kami semua di sini untuk saling mendukung. Kami ingin memberikan yang terbaik,” ujar Alonso.

Pelatih asal Spanyol itu optimistis hubungan Vinicius dengan publik Bernabeu akan kembali membaik. “Vini adalah dan telah menjadi pemain fundamental di Madrid, dan dia akan terus menjadi demikian. Saya yakin Bernabeu akan memberikan tepuk tangan meriah untuknya di masa depan,” kata Alonso.

Di tengah sorotan terhadap Vinicius, kemenangan Madrid atas Betis justru diwarnai penampilan gemilang Gonzalo Garcia. Penyerang muda berusia 21 tahun itu mencetak hat-trick dan menjadi bintang kemenangan Los Blancos.

Garcia mendapat kesempatan tampil sebagai starter menyusul absennya Kylian Mbappe yang mengalami cedera lutut. Ia tidak terlihat canggung, bahkan tampil menentukan pada musim pertamanya bersama tim utama Madrid.

“Gonzalo jelas menjalani pertandingan impian di Bernabeu di musim pertamanya, mencetak hat-trick,” ujar Alonso. Ia memuji sikap kerja keras sang pemain, baik saat dimainkan maupun ketika berada di bangku cadangan.

“Dia sangat ingin mencetak gol. Saya sangat senang untuknya, atas kerja kerasnya setiap hari. Dia adalah contoh yang bagus dari pemain muda Madrid,” lanjut Alonso.

Menurut Alonso, kontribusi Garcia tidak hanya terlihat dari gol-golnya, tetapi juga dari perannya dalam skema bertahan tim. “Saat ini, sepak bola mengharuskan Anda untuk bekerja sebagai tim, dengan dan tanpa bola. Para penyerang memulai tekanan, dan Gonzalo sangat memahami hal itu,” katanya.

Ketika ditanya kemungkinan memainkan Mbappe, Vinicius, Rodrygo, dan Garcia secara bersamaan, Alonso tidak menutup pintu. “Mengapa tidak? Itu keputusan saya. Ada banyak pertandingan dan tidak ada yang boleh dikesampingkan,” ujar dia.

Dalam pertandingan tersebut, Real Madrid menang 5-1 atas Betis lewat hat-trick Gonzalo Garcia, ditambah gol Raul Asencio dan Fran Garcia. Betis sempat memperkecil ketertinggalan melalui Cucho Hernandez.

Kemenangan ini membuat Real Madrid tetap berada di peringkat kedua klasemen Liga Spanyol dengan 45 poin dari 19 pertandingan, terpaut empat poin dari Barcelona. Selanjutnya, Madrid akan menghadapi rival sekota Atletico Madrid pada semifinal Piala Super Spanyol, Kamis mendatang.

Web Hosting