Padang – Kegagalan menembus Piala Dunia 2026 berujung pahit bagi pelatih Venezuela dan Peru. Kedua pelatih asal Argentina itu harus rela kehilangan jabatannya.
Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONMEBOL telah usai pada 9 September lalu. Venezuela dan Peru gagal memanfaatkan kesempatan lolos ke putaran final.
Venezuela hanya mampu finis di peringkat 8 dengan 18 poin dari 18 pertandingan. Sementara Peru lebih terpuruk di posisi 9 dengan hanya meraih 12 poin.
Kegagalan ini menjadi pukulan telak bagi kedua negara. Venezuela yang belum pernah tampil di Piala Dunia menargetkan lolos untuk pertama kalinya. Peru, dengan pengalaman 4 kali berlaga di Piala Dunia, juga gagal memenuhi ekspektasi.
Tak ayal, pemecatan pelatih menjadi konsekuensi yang harus diterima.
Pelatih Venezuela, Fernando Batista, menerima pemecatannya dengan lapang dada. “Target awal adalah meloloskan Venezuela ke Piala Dunia untuk pertama kalinya,” ujarnya. “Kegagalan mencapai target itu memaksa kami mengambil langkah mundur.”
Di sisi Peru, Oscar Ibanez juga bernasib sama. Pelatih interim yang baru ditunjuk pada Februari lalu itu gagal mengangkat performa tim.
Ironisnya, pemecatan kedua pelatih ini terjadi saat Argentina, negara asal mereka, justru menjadi tim pertama yang memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2026 dari zona CONMEBOL.







