BALATON PARK – Pembalap Aspar Team, Maximo Quiles, menegaskan tekadnya untuk bangkit pada seri Moto3 Hungaria 2026 setelah meraih hasil kurang memuaskan di balapan sebelumnya. Ia membidik podium sebagai target utama di Sirkuit Balaton Park akhir pekan ini.
Pada seri sebelumnya di Sirkuit Mugello, Italia, Quiles mencatatkan performa terburuknya musim ini dengan finis di urutan ke-11. Padahal, pembalap berusia 18 tahun tersebut sempat bersaing di posisi kedua sebelum mengalami kendala selip ban menjelang akhir balapan.
Hasil di Italia tersebut sekaligus memutus tren positif Quiles yang sebelumnya selalu konsisten finis di posisi dua besar. Sepanjang musim ini, murid Marc Marquez itu telah mengoleksi empat kemenangan, yakni di GP Brasil, GP Spanyol, GP Prancis, dan GP Catalunya, serta dua kali podium di Thailand dan GP Amerika.
Balapan di Mugello juga menjadi momen pertama kalinya Quiles finis di belakang pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, yang saat itu menempati posisi ke-8. Selain masalah teknis, Quiles sempat terlihat frustrasi akibat taktik rival yang kerap membuntutinya untuk memanfaatkan slipstream selama sesi latihan dan kualifikasi.
Meski sempat terbawa emosi di garasi, Quiles kini memilih untuk melupakan hasil buruk tersebut dan menatap seri kedelapan dengan optimisme tinggi. Ia mengaku menyukai karakter Sirkuit Balaton Park yang dinilai ramah terhadap gaya balapnya.
“Hungaria adalah sirkuit yang sangat saya sukai karena tahun lalu saya meraih salah satu kemenangan pertama saya di sini,” ujar Quiles melalui laman resmi tim.
Quiles mengaku telah memanfaatkan jeda singkat setelah GP Italia untuk memulihkan energi dan fokus kembali pada pekerjaannya. Ia menegaskan tidak akan mengubah pendekatannya dan tetap menargetkan podium pada balapan hari Minggu nanti.
“Balapan akhir pekan lalu cukup rumit, tetapi saya telah mengisi ulang energi. Tujuan saya tidak berubah; saya akan menjalani sesi demi sesi dan bersiap kembali berjuang memperebutkan podium,” pungkasnya.
