Jakarta – Bek Timnas U-19 Indonesia, Fabio Azka, mengakui bahwa performa timnya saat mengalahkan Myanmar dengan skor 3-0 pada laga perdana ASEAN U-19 Championship 2026, Senin (1/6), masih belum maksimal.
Meskipun Garuda Nusantara berhasil memetik kemenangan berkat gol yang dicetak Arkhan Kaka dan Dimas Adi, Fabio merasa masih banyak aspek yang harus dibenahi. Ia menyoroti penyelesaian akhir tim yang belum optimal dalam memanfaatkan peluang di depan gawang lawan.
Menurut pemain EPA Persija U-20 tersebut, pertandingan perdana selalu membawa tekanan tersendiri. Ia menyadari bahwa penampilan tim secara keseluruhan belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi pelatih Nova Arianto.
“Penampilan pribadi saya tadi malam masih belum sesuai ekspektasi. Begitu juga dengan penampilan tim yang menurut saya belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi pelatih,” ujar Fabio melalui laman resmi Persija.
Kendati demikian, Fabio memberikan apresiasi kepada seluruh rekan setimnya yang telah berjuang keras sepanjang pertandingan. Ia menegaskan bahwa tim masih memiliki waktu untuk melakukan evaluasi sebelum menghadapi laga kedua melawan Timor Leste pada Kamis mendatang.
Kemenangan atas Myanmar menjadi modal penting bagi Garuda Muda dalam menjaga ambisi mempertahankan trofi juara. Selain itu, turnamen ini juga menjadi ajang krusial bagi skuad asuhan Nova Arianto sebagai persiapan menuju Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.
Fabio mengaku bersyukur mendapatkan kepercayaan tampil sejak menit pertama. Baginya, kesempatan ini adalah pembuktian kualitas agar bisa menembus skuad final untuk babak kualifikasi mendatang.
“Tentu saya sangat senang diberikan kepercayaan oleh pelatih. Saya harus membuktikan bahwa saya layak mendapat kesempatan tersebut, bekerja sama dengan baik, dan menjaga komunikasi di lapangan,” pungkasnya.
