Bandung – Persib Bandung berhasil meraih kemenangan penting 1-0 atas Bangkok United dalam lanjutan matchday keenam AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026. Hasil ini memastikan skuad Maung Bandung lolos ke babak 16 besar sebagai pemuncak Grup G, sekaligus membawa peringkat Liga Indonesia naik ke jajaran 20 besar Asia.
Pertandingan krusial tersebut berlangsung di Stadion Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, pada Rabu (10/12/2025) malam WIB. Gol tunggal yang dicetak Ramon Tanque pada menit ke-45+1 sudah cukup mengunci kemenangan bagi tim asuhan Bojan Hodak. Selama fase grup, Persib mencatatkan 4 kemenangan, 1 kali imbang, dan 1 kali kekalahan, mengumpulkan total 13 poin.
Prestasi Persib ini mendongkrak peringkat Liga Indonesia ke posisi ke-18 di Asia dengan akumulasi 26.049 poin sejak musim 2017. Liga Indonesia sukses menggeser Liga Turkmenistan (24.477 poin) dan Kamboja (24.350 poin), serta kini mengancam posisi Liga Oman yang berada tepat di atasnya dengan 28.190 poin.
Tambahan poin yang signifikan berasal dari kiprah kedua wakil Indonesia di kancah Asia. Persib Bandung menyumbang 12.667 poin sepanjang babak penyisihan ACL 2 2025-2026, yang diraih dari 4 kali menang, 1 kali imbang, dan 1 kali kalah. Sementara itu, Dewa United juga turut mengumpulkan 6.500 poin dari tiga pertandingan di ACGL 2025-2026. Secara rata-rata, Liga Indonesia telah mendapatkan 9.783 poin dari pencapaian kedua wakilnya tersebut.
Dengan berada di peringkat ke-7 hingga 10 di wilayah timur, Liga Indonesia setidaknya aman menjaga jatahnya di ACL 2 musim 2027-2028 dan berhak atas dua wakil. Satu wakil akan lolos otomatis, sementara satu lainnya melalui babak play-off. Peluang untuk menambah poin dan mendekati zona ACL Elite masih sangat terbuka lebar, terutama jika Persib dan Dewa United berhasil melaju ke babak selanjutnya. Untuk bisa tampil di ACL Elite, Liga Indonesia setidaknya harus menembus peringkat enam besar wilayah timur, yang saat ini dihuni Liga Jepang, Korea Selatan, Thailand, China, Australia, dan Malaysia. Liga Malaysia, yang menjadi batas terbawah untuk tampil di ACL Elite, mengoleksi 39.934 poin, yang berarti wakil Indonesia masih harus mengejar sekitar 14 ribu poin lagi.







