Jakarta – Penampilan Timnas Indonesia senior dan U-23 di bawah arahan dua pelatih asal Belanda, Patrick Kluivert dan Gerald Vanenburg, pada September 2025 menuai kekecewaan. Dominasi penguasaan bola tak berbanding lurus dengan hasil positif.
Kedua pelatih menerapkan gaya sepak bola penguasaan bola. Namun, taktik ini dinilai kurang efektif.
Timnas Indonesia mencatatkan rata-rata penguasaan bola 76,2 persen dalam lima pertandingan.
Berikut rincian penguasaan bola Timnas Indonesia pada September 2025:
Timnas Indonesia Senior:
1. Taiwan: 69%
2. Lebanon: 81%
Timnas U-23 Indonesia:
1. Laos: 83%
2. Makau: 89%
3. Korea Selatan: 59%
Penguasaan bola yang tinggi tidak diimbangi dengan umpan-umpan kombinasi yang membahayakan pertahanan lawan.
Timnas Indonesia juga kesulitan mencetak gol karena minimnya peluang emas yang diciptakan.
Saat menghadapi tim yang relatif lebih lemah, seperti Laos U-23, Makau U-23, dan Taiwan senior, Timnas Indonesia hanya mampu melepaskan 22 tembakan tepat sasaran.
Namun, saat melawan tim yang lebih kuat seperti Lebanon senior dan Korea Selatan U-23, Skuad Garuda gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran.
Berikut data lengkap jumlah tembakan Timnas Indonesia pada September 2025:
Timnas Indonesia Senior:
Taiwan: 23 tembakan, 5 on target
Lebanon: 9 tembakan, 0 on target
Timnas U-23 Indonesia:
Laos: 25 tembakan, 5 on target
Makau: 27 tembakan, 12 on target
Korea Selatan: 7 tembakan, 0 on target
Statistik ini menjadi sorotan tajam bagi PSSI yang telah menunjuk kedua pelatih asal Belanda tersebut.
Timnas U-23 Indonesia gagal lolos ke Piala Asia U-23 2026 setelah tersingkir dari babak kualifikasi.
Padahal, pada edisi sebelumnya, Timnas U-23 Indonesia mampu mencapai babak semifinal di bawah asuhan Shin Tae-yong.
Sementara itu, Timnas Indonesia senior akan segera menghadapi ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026 akan memicu kemarahan publik, mengingat Patrick Kluivert direkrut dengan target membawa Garuda lolos ke turnamen tersebut setelah menggantikan Shin Tae-yong.







