Padang – Persib Bandung menggemparkan bursa transfer Super League 2025/2026 dengan merekrut gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye. Kedatangan Haye mengubah peta pemain termahal di Liga Indonesia musim ini.
Thom Haye secara resmi diperkenalkan sebagai pemain baru Persib Bandung pada Rabu (27/8). Transfer pemain yang sebelumnya bermain untuk klub Eredivisie, Almere City ini, cukup mengejutkan meskipun rumornya sudah santer beredar sebelumnya.
Pemain kelahiran Amsterdam, Belanda, itu kini menjadi pemain dengan nilai pasar termahal di Super League 2025/2026. Ia menggeser posisi sayap Bali United, Thijmen Gospel, yang sebelumnya menduduki puncak daftar.
Berdasarkan data Transfermarkt per Agustus 2025, Thom Haye memiliki nilai pasar sebesar Rp 17,38 miliar. Angka ini juga melampaui nilai Federico Barba sebagai pemain termahal di Persib Bandung.
Dalam daftar lima pemain dengan nilai pasar tertinggi, terdapat tiga pemain berstatus pemain Tim Nasional. Selain Thom Haye, ada Jordi Amat di posisi ketiga.
Jordi Amat didatangkan Persija Jakarta dari klub raksasa Malaysia, Johor Darul Ta’zim, pada awal musim lalu. Pemain berusia 33 tahun itu memiliki nilai pasar sebesar Rp 11,30 miliar.
Di musim debutnya, Jordi Amat selalu bermain penuh dalam tiga laga awal Persija Jakarta. Bersama Rizky Ridho, ia menjadi tembok kokoh di lini pertahanan Macan Kemayoran.
Hingga pekan ketiga, tim asuhan Mauricio Souza baru kebobolan satu gol, menjadi salah satu tim dengan pertahanan terbaik di liga.
Rizky Ridho juga masuk dalam lima besar pemain termahal musim ini. Pemain asal Surabaya itu menempati posisi keempat dengan nilai pasar sebesar Rp 9,56 miliar.
Saat ini, Rizky Ridho menjalani musim ketiganya bersama Persija Jakarta dan dipercaya mengemban ban kapten. Perannya sangat vital dalam permainan Persija Jakarta dan tak tergantikan sejak kedatangannya.
Satu tempat tersisa diisi oleh gelandang PSIM Yogyakarta, Danny Warderman. Pemain berusia 23 tahun yang didatangkan dari klub divisi dua Liga Belanda, De Graafschap, itu memiliki nilai pasar sebesar Rp 9,56 miliar.






