Jakarta – Kiprah Timnas Indonesia di bawah asuhan Patrick Kluivert menjadi sorotan media Korea Selatan, bahkan nama Shin Tae-yong ikut disinggung. Hal ini terjadi seiring performa skuad Garuda dalam FIFA Matchday September 2025.
Tak hanya publik Tanah Air, perhatian juga datang dari Korea Selatan.
Timnas Indonesia mengakhiri dua laga uji coba dengan hasil yang berbeda. Diawali dengan kemenangan meyakinkan melawan Taiwan.
Namun, performa apik itu tak berlanjut saat melawan Lebanon.
Meskipun mendominasi permainan, Thom Haye dan rekan-rekannya kesulitan menciptakan peluang dan mencetak gol.
Penampilan saat melawan Lebanon dinilai mencerminkan performa yang mungkin terjadi di putaran empat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Terlebih, Lebanon dipilih sebagai lawan karena lawan di putaran empat adalah negara Timur Tengah yang kuat, seperti Arab Saudi dan Irak.
Keresahan publik semakin bertambah setelah Timnas U-23 Indonesia gagal lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2026.
Skuad asuhan Gerald Vanenburg hanya meraih 4 poin dari tiga laga, sehingga gagal melaju sebagai runner-up terbaik.
Kekalahan dari Korea Selatan di laga terakhir kualifikasi memastikan langkah Indonesia terhenti di babak kualifikasi.
Hasil ini menambah sorotan terhadap tim nasional Indonesia dengan jajaran pelatih yang baru.
Bahkan, nama Shin Tae-yong terdengar, diteriakkan suporter di akhir pertandingan Indonesia melawan Korea Selatan.
Fenomena ini tak luput dari perhatian media Korea Selatan, yang menyebut suasana sepak bola Indonesia sedang buruk.
Teriakan suporter di akhir laga melawan Korea Selatan turut disorot, menandakan kerinduan terhadap sosok Shin Tae-yong.
“Suasana hati Indonesia sedang buruk karena menghadapi eliminasi Piala Dunia,” tulis Star News Korea.
“Masyarakat Indonesia masih merindukan pelatih Shin Tae-yong yang saat ini sudah melatih klub Ulsan HD.”
“Penggemar sepak bola Indonesia terus menyebut nama mantan pelatih timnas, Shin Tae-yong, setiap hari.”
“Banyak penggemar yang membandingkan taktik, hasil pertandingan dan bahkan gesture Patrick Kluivert dengan Shin Tae-yong.”
“Patrick Kluivert pun tengah menghadapi rentetan kritik dari publik lokal setelah kekalahan dari Jepang.”







