Manchester – Manchester United resmi memecat Ruben Amorim dari kursi pelatih kepala. Keputusan ini diperkirakan akan menelan biaya yang sangat besar bagi klub.
Pelatih asal Portugal itu dipecat pada Senin (5/1/2026), setelah 14 bulan bertugas di Old Trafford.
Sebagai pengganti sementara, Darren Fletcher ditunjuk untuk memimpin laga tandang melawan Burnley pada hari Rabu mendatang.
Amorim ditunjuk sebagai pelatih Man United pada 1 November 2024, dengan kontrak hingga akhir musim 2027. Namun, ia kini harus meninggalkan klub dengan sisa kontrak 18 bulan.
Kepergian Amorim terjadi setelah hasil imbang 1-1 melawan Leeds pada hari Minggu lalu. Hasil tersebut membuat Manchester United terlempar dari zona kompetisi Eropa, berada di posisi keenam klasemen Liga Inggris musim 2025-2026, tertinggal 17 poin dari pemuncak klasemen Arsenal.
Untuk mendapatkan Amorim musim lalu, Man United harus membayar kompensasi kepada Sporting Lisbon sebesar 9,5 juta poundsterling.
Kontrak Amorim di Old Trafford memberinya gaji 6,7 juta poundsterling per tahun. Berdasarkan kesepakatan, Manchester United wajib membayar sisa kontrak pelatih berusia 40 tahun itu secara penuh setelah pemecatan ini.
Biaya pemecatan ini diperkirakan mencapai 10,05 juta poundsterling, di luar 7,8 juta poundsterling yang telah diterima Amorim.
Secara keseluruhan, masa jabatan Ruben Amorim di Man United diperkirakan menelan biaya 27,35 juta poundsterling atau setara Rp616 miliar.
Selain itu, The Red Devils juga telah menghabiskan sekitar 250 juta poundsterling untuk mendatangkan pemain baru sejak Amorim diangkat.
Dengan demikian, total pengeluaran Manchester United selama era Amorim mencapai lebih dari Rp6,3 triliun.
Selama 63 pertandingan sebagai pelatih, Amorim hanya mampu mempersembahkan 25 kemenangan. Catatan ini memberikan rasio kemenangan hanya 39,7 persen, terendah sejak Sir Alex Ferguson pensiun.
Amorim juga hanya meraih 1,24 poin per pertandingan dari 47 laga yang dipimpinnya.
Manchester United telah memiliki enam pelatih tetap sejak Ferguson pensiun. Sebelum Amorim, ada David Moyes, Louis van Gaal, Jose Mourinho, Ole Gunnar Solskjaer, dan Ten Hag.
Mourinho memiliki rekor terbaik di antara enam pelatih pasca-Ferguson, dengan memenangkan 58,33 persen pertandingan.
Era Ruben Amorim dianggap sebagai periode terburuk. Finis di urutan ke-15 Liga Inggris musim lalu adalah posisi terendah Man United dalam 35 tahun. Perolehan 42 poin juga menjadi yang terburuk sejak degradasi pada musim 1973-1974.
Kekalahan di final Liga Europa melawan Tottenham memastikan kegagalan pertama United untuk lolos ke kompetisi Eropa dalam 11 tahun, sekaligus menjadi musim pertama dalam tiga tahun terakhir tanpa trofi.
Catatan Ruben Amorim di Semua Kompetisi Man United
* Pertandingan: 63
* Menang: 25
* Imbang: 15
* Kalah: 23
* Cetak Gol: 122
* Kebobolan: 114
* Rasio Menang: 39,7 persen







