Padang – PSSI di bawah kepemimpinan Erick Thohir menampung John Herdman, pelatih yang terlibat skandal saat melatih di Kanada. Nama Herdman tercoreng meskipun berhasil membawa timnas Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 Qatar.
Sebelumnya, pelatih asal Inggris itu juga dua kali mengantarkan timnas putri Kanada meraih medali perunggu Olimpiade 2012 dan 2016. Namun, Herdman memiliki catatan buruk yang sulit dimaafkan sebagian publik Kanada.
Skandal memata-matai sesi latihan tim lawan menerpa timnas putri Kanada pada Olimpiade 2024, yang berujung sanksi FIFA kepada pelatih Bev Priestman. Investigasi internal Canada Soccer mengungkap bahwa aksi tidak sportif itu sudah berlangsung sejak era John Herdman.
Herdman disebut tidak kooperatif selama investigasi berlangsung. Ia kemudian mengundurkan diri dari Toronto FC pada Desember 2024, setahun setelah meninggalkan timnas Kanada, untuk menghindari tekanan.
Laporan CBC.ca mengungkap timnas Kanada menggunakan drone untuk memantau sesi latihan tim lawan sejak Herdman bekerja pada 2018. Pada kasus Olimpiade 2024, kegiatan tersebut bertujuan mengetahui skema sepak pojok tim lawan.
Media Kanada lainnya, Theglobeandmail.com, melontarkan kritik pedas terhadap mantan pelatih tersebut. “Ketika skandal Drone menghantam di Paris musim panas lalu, Herdman terlihat sebagai orang yang tepat sebagai yang bersalah,” tulis Theglobeandmail.com.
Media tersebut menambahkan, Herdman dianggap bertanggung jawab atas skandal tersebut karena dia sebelumnya mendapatkan pujian atas prestasi timnas Kanada. “Tipe orang yang percaya untuk melatih otak, ternyata bisa membuat dirinya melakukan mata-mata drone terhadap latihan sepak pojok tim lawan.”
Selain itu, Herdman juga menuai kontroversi di Piala Dunia 2022 saat melawan Kroasia. Sebelum pertandingan, Herdman mengucapkan kata kasar terhadap timnas Kroasia. Saat Kanada kalah, ucapan tersebut berbalik menyerang Herdman di sampul majalah Kroasia.







