Barcelona – Barcelona selangkah lagi meresmikan rekrutan besar pertama mereka musim panas ini setelah mencapai kesepakatan untuk mendatangkan winger timnas Inggris, Anthony Gordon, dari Newcastle United. Kedua klub dikabarkan telah menyetujui nilai transfer sebesar £70 juta, dengan sang pemain yang juga sudah menyepakati persyaratan pribadi.
Kehadiran Gordon memicu spekulasi mengenai perombakan taktik pelatih Hansi Flick di lini depan Barcelona musim depan. Mengingat Barça masih berupaya mencari sosok pengganti ideal sepeninggal Robert Lewandowski, posisi Gordon dalam formasi tim menjadi sorotan utama.
Dalam skema 4-3-3 khas Hansi Flick, posisi natural Gordon di sisi kiri serangan kemungkinan besar akan menjadi tempat utamanya. Ia diproyeksikan memberikan keseimbangan melalui kecepatan, pressing agresif, dan kemampuan menusuk dari sisi sayap, yang sangat cocok dengan gaya sepak bola intens serta transisi cepat yang diusung Flick.
Prediksi susunan pemain Barcelona dengan kehadiran Gordon: Joan Garcia (kiper); Kounde, Cubarsi, Araujo, Balde (belakang); Pedri, De Jong, Dani Olmo (tengah); Gordon, Ferran Torres, Lamine Yamal (depan).
Selain formasi tersebut, Flick juga memiliki opsi taktis untuk menduetkan Gordon dan Raphinha secara bersamaan. Dalam skenario ini, Raphinha dapat digeser menjadi playmaker atau nomor 10, sementara Gordon tetap menyisir sisi sayap. Formasi ini diprediksi akan meningkatkan kreativitas tim, meski konsekuensinya pemain kreatif lain seperti Dani Olmo atau Fermin Lopez mungkin harus berbagi menit bermain.
Terkait statusnya sebagai pengganti Lewandowski, profil permainan Gordon dinilai lebih cair dan dinamis daripada sekadar target man murni. Jika Flick menginginkan lini depan yang fleksibel, Gordon berpotensi diplot sebagai false nine dengan dukungan Lamine Yamal dan Raphinha di kedua sisi. Strategi ini akan membuat transisi menyerang Barcelona jauh lebih cepat dan agresif.
Kendati demikian, muncul keraguan mengenai produktivitas gol. Meski mencatatkan 17 gol dan lima assist musim lalu, angka tersebut dianggap belum cukup untuk menandingi ketajaman Lewandowski. Oleh karena itu, Barcelona diprediksi masih akan memburu striker murni nomor sembilan guna melengkapi skuad.
Secara keseluruhan, Gordon lebih tepat dipandang sebagai bagian dari proyek evolusi lini depan Barcelona di bawah asuhan Hansi Flick. Ia menawarkan energi dan fleksibilitas yang dibutuhkan tim, namun tetap dituntut untuk membuktikan konsistensi performa di bawah tekanan besar atmosfer Camp Nou.
