Bandung – Persib Bandung belum menunjukkan pergerakan signifikan di bursa transfer paruh musim jelang babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026. Padahal, AFC memberikan kesempatan kepada setiap tim peserta ACL 2 untuk mendaftarkan lima pemain baru sebelum leg pertama babak 16 besar dimulai pada 11 Februari 2026.
Terancam Kehilangan Pemain Andalan
Klub berjuluk Maung Bandung ini justru terancam kehilangan pemain andalannya, Federico Barba. Bek asal Italia itu dirumorkan akan kembali merumput di Liga Italia.
Media-media Italia, seperti Il Centro, mengabarkan bahwa Barba diminati oleh sejumlah klub Serie B, seperti Avelino, Pescara, dan Palermo. Namun, hingga saat ini belum ada kabar resmi mengenai transfer tersebut.
Selain Barba, Persib juga dipastikan kehilangan William Marcilio yang telah resmi dilepas klub pada pertengahan musim. Jika kehilangan dua pemain asing, Persib harus segera mencari pengganti yang sepadan.
Rumor Transfer Pemain Baru
Beberapa nama pemain asing sempat dikaitkan dengan Persib, di antaranya Adrian Luna, Igor Sergeev, Andrea Tiritello, dan Marko Dugandzic. Selain itu, dua pemain Timnas Indonesia, Maarten Paes dan Joey Pelupessy, juga sempat dirumorkan akan bergabung. Namun, Maarten Paes telah membantah rumor tersebut.
Kehadiran pemain baru sangat dibutuhkan untuk memperkuat skuad Persib di kancah Asia.
Ratchaburi FC Bergerak Cepat
Berbeda dengan Persib, lawannya di babak 16 besar ACL 2, Ratchaburi FC, telah bergerak cepat mendatangkan pemain baru. Klub asal Thailand itu bahkan langsung meresmikan dua pemain sekaligus di bursa transfer paruh kedua.
Ratchaburi FC berhasil mengamankan jasa penyerang sayap Timnas Thailand, Jaroensak Wonggorn, dengan status pinjaman hingga akhir musim 2025-2026. Wonggorn merupakan pemain berkualitas yang pernah bermain di klub raksasa Jepang, Cerezo Osaka, pada 2025. Selain itu, Ratchaburi FC juga merekrut pemain belakang Timnas Malaysia, Daniel Ting.
Persib masih memiliki waktu satu bulan untuk berbenah di bursa transfer. Lima slot pemain baru sebaiknya dimaksimalkan oleh Maung Bandung untuk meningkatkan performa tim.







