Bantul – Persib Bandung harus puas berbagi angka dengan PSIM Yogyakarta setelah bermain imbang 1-1 dalam laga dramatis di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada pekan ketiga Super League 2025/2026. Pertandingan ini diwarnai dua kegagalan penalti dari Persib.
PSIM Yogyakarta sempat unggul melalui penalti Ze Valente di menit ke-64, setelah Nermin Haljeta dilanggar di kotak terlarang. Namun, Persib mampu menyamakan kedudukan melalui sundulan Patricio Matricardi di menit ke-96.
Persib sebenarnya memiliki dua peluang emas untuk memenangkan pertandingan melalui titik penalti. Sayang, Uilliam Barros yang menjadi eksekutor pertama gagal menunaikan tugasnya di menit ke-71.
Drama kembali terjadi di menit ke-107, ketika Marc Klok juga gagal mencetak gol dari titik putih. Tendangannya berhasil ditepis oleh kiper PSIM, Cahya Supriadi.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengaku heran dengan hasil imbang ini. “Saya tak tahu harus berkata apa, kami gagal dalam dua penalti dalam satu pertandingan. Saya benar-benar tidak menyangka,” ujarnya usai laga.
Hodak juga menyoroti performa lini serang timnya yang dinilai kurang maksimal. “Dalam penyerangan, kami tidak menciptakan cukup peluang dan penyelesaian akhirnya juga tidak bagus,” katanya.
Dengan hasil ini, Persib mengoleksi empat poin dari tiga laga. Sementara PSIM berada di peringkat keenam dengan lima poin.
