Surabaya – Rumor ketertarikan striker lokal bergabung dengan Persebaya Surabaya di era kepelatihan Bernardo Tavares kembali mencuat di bursa transfer. Kabar ini menghangatkan spekulasi tentang amunisi baru bagi tim Green Force.
Meskipun Persebaya telah mendatangkan Bruno Paraiba dan Jefferson Silva, opsi penambahan pemain di lini depan tampaknya masih terbuka.
Kabar ini beredar setelah salah satu fanbase Persebaya mengklaim ada striker lokal yang menawarkan diri ke manajemen.
Situasi ini menunjukkan bahwa Persebaya Surabaya tetap menjadi daya tarik bagi pemain lokal, terutama di bawah arahan pelatih baru, Bernardo Tavares.
“Rumor. Kabarnya ada salah satu striker lokal sedang menawarkan diri ke Persebaya. Namun semua tergantung dengan kebutuhan tim dan juga skema Coach Bernardo Tavares. Kira-kira siapakah penyerang tersebut?” tulis salah satu fanbase @tribunpersebaya.
Unggahan tersebut langsung memicu beragam respons dari Bonek di media sosial.
Sebagian Bonek menilai perekrutan striker lokal tambahan bisa menjadi solusi ideal untuk memperdalam skuad. Terlebih, kompetisi Super League 2025/2026 diprediksi akan berjalan ketat dan menuntut rotasi pemain yang optimal.
“Nek apik angkut coach, soale pelapise striker lokale mblendesss,” ujar salah satu Bonek, mencerminkan harapan agar lini depan Persebaya semakin solid dan kompetitif.
Sementara itu, ada pula Bonek yang memilih menikmati dinamika rumor tanpa ekspektasi berlebihan, percaya bahwa Bernardo Tavares memiliki rencana matang untuk meracik komposisi tim sesuai karakter permainannya.
“Nikmati saja rumornya, waktunya BT memasak,” ujar Bonek lainnya, sebagai simbol kepercayaan terhadap proses yang sedang dijalani pelatih asal Portugal tersebut.
Persebaya Surabaya sebenarnya sudah memiliki satu striker lokal sebagai pelapis di posisi penyerang tengah, yakni Rizky Dwi Pangestu. Namun, kontribusinya dinilai belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan tim di level kompetisi tertinggi.
Rizky Dwi Pangestu, penyerang kelahiran Banyuwangi yang bergabung pada 6 Juli 2024, berusia 26 tahun dengan tinggi 1,84 meter.
Rizky Dwi Pangestu berposisi sebagai penyerang depan-tengah dengan kaki dominan kanan. Secara profil, ia memiliki karakter target man yang bisa menjadi opsi berbeda di lini serang Persebaya Surabaya.
Nilai pasar Rizky Dwi saat ini berada di angka Rp 1,30 miliar, menunjukkan bahwa ia masih memiliki daya saing di level Super League dan berpotensi berkembang lebih jauh.
Selama membela Persebaya Surabaya, Rizky Dwi sudah tampil dalam 22 pertandingan di berbagai ajang. Namun, dari total 713 menit bermain, ia baru mencatatkan satu gol dan satu kartu kuning.
Statistik tersebut membuat sebagian Bonek merasa Persebaya Surabaya masih membutuhkan pelapis striker lokal dengan kontribusi lebih nyata.
Jadwal padat dan tuntutan target tinggi membuat kedalaman skuad menjadi faktor krusial.
Bernardo Tavares dikenal sebagai pelatih yang detail dalam menyusun skema permainan. Ia kerap menyesuaikan karakter pemain dengan kebutuhan taktik, bukan sekadar mengandalkan nama besar.
Kehadiran Bruno Paraiba dan Jefferson Silva jelas memberi warna baru di skuad Green Force. Namun, opsi striker lokal tetap dibutuhkan, baik untuk rotasi, adaptasi kompetisi, maupun memenuhi kebutuhan regulasi pemain lokal.
Rumor striker lokal yang menawarkan diri ini pun menjadi sinyal positif bagi Persebaya Surabaya. Artinya, reputasi klub dan daya tarik proyek Bernardo Tavares mulai mendapat perhatian luas dari pemain dalam negeri.
Manajemen Persebaya Surabaya wajib mempertimbangkan segala aspek sebelum mengambil keputusan. Kebutuhan tim, keseimbangan skuad, dan kecocokan skema menjadi faktor utama penentu.
Bagi Bonek, dinamika ini menjadi hiburan tersendiri jelang bergulirnya Super League 2025/2026. Harapan besar disematkan agar Persebaya Surabaya tampil lebih konsisten dan kompetitif sejak awal tahun 2026.
Jika benar ada striker lokal baru yang bergabung, persaingan di lini depan dipastikan semakin ketat. Situasi ini berpotensi memacu performa seluruh penyerang, termasuk Rizky Dwi Pangestu.
Menarik menanti bagaimana Bernardo Tavares menyelesaikan puzzle skuad Persebaya Surabaya.
Perburuan belum usai, striker lokal dikabarkan tertarik bergabung ke Persebaya Surabaya era Bernardo Tavares kini tinggal menunggu kelanjutan cerita di bursa transfer.







