Manchester – Pep Guardiola kembali menarik perhatian publik setelah membuka suara mengenai masa depannya di Manchester City. Pelatih asal Spanyol tersebut menyatakan dirinya tidak akan selamanya melatih klub berjuluk The Citizens.
Pernyataan ini disampaikan Guardiola dalam konferensi pers menjelang pertandingan melawan West Ham, Sabtu (20/12). Ucapan tersebut langsung memicu kembali spekulasi dan perdebatan seputar kelanjutan kariernya di Etihad Stadium.
Meskipun menegaskan tidak akan bertahan selamanya, Guardiola menekankan bahwa tidak ada rencana kepergian dalam waktu dekat. Fokus utamanya saat ini sepenuhnya tertuju pada pekerjaan jangka pendek bersama tim.
Guardiola mengingatkan bahwa kontraknya bersama City masih tersisa 18 bulan. Ia menegaskan belum ada pembicaraan resmi terkait kepergiannya dari klub. Menurutnya, apa pun yang akan terjadi di masa depan akan berjalan secara alami.
Dalam pernyataannya, Guardiola menekankan pentingnya menjaga ketenangan di tengah spekulasi. Ia juga menyatakan sepak bola adalah dunia yang selalu berubah, sehingga berpikir terlalu jauh ke depan dianggap tidak relevan baginya saat ini.
Selain membahas masa depan, Guardiola juga menyinggung kondisi timnya. Ia mengakui Manchester City belum berada di level terbaik untuk memenangkan Liga Inggris. Beberapa pemain inti yang absen karena cedera dinilai memengaruhi performa tim.
Meski demikian, Guardiola tetap memuji komitmen dan mentalitas para pemainnya. Namun, ia menegaskan bahwa standar yang ia tetapkan selalu lebih tinggi dari sekadar bersaing. Baginya, dominasi dan konsistensi tetap menjadi tujuan utama.
Pernyataan Guardiola juga memberi sinyal bahwa City harus siap menghadapi masa depan tanpa dirinya. Ia mengakui setiap proyek memiliki akhir. Guardiola menutup pembahasan dengan menegaskan bahwa fokusnya saat ini adalah menjaga City tetap kompetitif di setiap ajang.







