Padang – Program naturalisasi Timnas Malaysia menuai sorotan tajam. Pengamat sepak bola Malaysia, Zulakbal Abdul Karim, menyayangkan program naturalisasi Harimau Malaya yang dinilai gagal, berbeda dengan Timnas Indonesia.
Malaysia terancam didiskualifikasi dari turnamen karena skandal pemalsuan dokumen naturalisasi. Kecurigaan muncul setelah Malaysia menurunkan tujuh pemain naturalisasi keturunan.
FIFA melakukan penyelidikan dan menemukan bukti manipulasi data. Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) telah mengajukan banding, namun ditolak.
“Kami ingin solusi cepat, mengambil jalan pintas dan akhirnya membuat kesalahan. Naturalisasi bukan masalah jika dilakukan dengan benar. Indonesia juga melakukannya dan berhasil,” kata Zulakbal seperti dikutip dari NST.com.my.
Zulakbal menyayangkan Malaysia tidak sabar dan taat aturan seperti Indonesia. Menurutnya, Malaysia lebih baik memikirkan cara memperbaiki sistem sepak bola usai skandal ini.
“Kita mungkin akan menghadapi sanksi lebih berat atas skandal ini, tetapi kita perlu mulai berpikir untuk bangkit kembali,” pungkasnya.
