Pemecatan Pelatih Benfica Buka Peluang Mourinho ke Liga Champions

Lisbon – Pemecatan pelatih Bruno Lage dari Benfica membuka peluang bagi Jose Mourinho untuk kembali tampil di Liga Champions.

Benfica secara mengejutkan kalah 2-3 dari Qarabag di kandang sendiri pada laga pertama Liga Champions, Selasa (16/9/2025). Manajemen klub langsung memecat Bruno Lage usai kekalahan tersebut.

Presiden Benfica, Manuel Rio Costa, menyampaikan terima kasih atas dedikasi Lage, namun menegaskan perlunya perubahan arah. “Kami belum kehilangan satu pun target pada musim ini, namun kami tidak bisa menempatkan keseluruhan musim ini dalam risiko,” ujarnya.

Costa menambahkan, sosok yang akan memimpin Benfica selanjutnya haruslah seorang pemenang yang mampu membawa tim ke level yang diharapkan pendukung.

Nama Jose Mourinho pun mencuat sebagai kandidat terdepan. Mourinho saat ini tengah menganggur usai dipecat klub Liga Turki, Fenerbahce. Ironisnya, pemecatan Mourinho terjadi setelah Fenerbahce dikalahkan Benfica di babak play-off kualifikasi Liga Champions.

Pengumuman Mourinho sebagai pelatih baru Benfica diperkirakan akan dilakukan pada akhir pekan ini. Jika terpilih, Mourinho akan kembali merasakan atmosfer Liga Champions setelah beberapa tahun absen.

Mourinho akan memimpin Benfica dalam tujuh pertandingan fase liga berikutnya, menghadapi lawan-lawan berat seperti Chelsea, Newcastle United, Bayer Leverkusen, Ajax, Napoli, Juventus, dan Real Madrid.

Nama Mourinho melejit berkat Liga Champions, saat ia membawa FC Porto menjadi juara pada 2003-2004. Terakhir kali Mourinho tampil di Liga Champions adalah pada musim 2019-2020 bersama Tottenham Hotspur, namun kalah agregat dari RB Leipzig di babak 16 besar.

Setelah itu, Mourinho belum pernah lagi bersaing dengan pelatih-pelatih elite di Liga Champions. Pada musim 2019-2020 dan 2020-2021, Tottenham gagal finis di posisi yang memberikan tiket ke Liga Champions. Mourinho bahkan dipecat pada April 2021.

Bersama AS Roma pada 2021-2022 dan 2022-2023, Mourinho juga hanya mampu membawa tim finis di peringkat 6 Serie A, gagal mengamankan tempat di Liga Champions.

Pada final Liga Europa 2022-2023, Roma dikalahkan Sevilla melalui adu penalti setelah bermain imbang 1-1. Mourinho dipecat AS Roma di tengah musim 2023-2024.

Mourinho memiliki peluang besar untuk kembali ke Liga Champions saat menangani Fenerbahce. Namun, karena belum pernah menjuarai Liga Turki, Fenerbahce selalu harus melalui babak kualifikasi. Dalam dua kesempatan, Fenerbahce selalu tersandung di babak kualifikasi. Musim ini, langkah mereka dihentikan oleh Benfica di babak play-off.

Exit mobile version