Oxford – Gary Rowett, pelatih Oxford United, mendesak manajemen klub untuk aktif berbelanja pemain pada bursa transfer Januari mendatang. Tujuannya adalah memperkuat tim dan menghindari ancaman degradasi.
Rowett memberikan ultimatum ini kepada pemilik baru klub, konglomerat Indonesia Erick Thohir, yang kini memegang kendali penuh atas transfer pemain.
Oxford United saat ini berada di posisi kurang menguntungkan di kasta kedua Liga Inggris, menempati peringkat 21 dari 24 tim dengan hanya mengoleksi 14 poin.
The U’s hanya terpaut satu strip dan satu poin dari zona degradasi. Kebangkitan Sheffield United di peringkat 22 menjadi ancaman nyata bagi posisi Oxford.
Rowett merasa perekrutan pemain pada bursa transfer musim panas lalu tidak tepat sasaran.
“Kami merekrut sekitar 15 penyerang dan pemain sayap, tetapi minim gelandang dan bek,” ujar Rowett, seperti dikutip dari Oxford Mail.
Sang pelatih menekankan pentingnya keseimbangan skuad dan kebutuhan mendesak untuk mendatangkan gelandang bertahan atau bek tengah baru.
Jumlah kebobolan Oxford yang saat ini mencapai 23 gol dinilai mengkhawatirkan dan perlu segera diatasi.
“Kami sekarang harus menutup lubang tersebut,” tegas Rowett. “Tidak ada banyak pilihan di bangku cadangan, sehingga kami harus melakukan sesuatu.”
Rowett mengakui bahwa posisi timnya saat ini berada di papan bawah liga, yang menurutnya tidak ideal.
Menarik untuk dilihat apakah Erick Thohir akan memenuhi permintaan Rowett dan apakah ia akan mempertimbangkan untuk merekrut pemain Timnas Indonesia.







