BANDUNG – Persib Bandung resmi berpisah dengan pelatih Bojan Hodak setelah menorehkan sejarah gemilang. Pelatih asal Kroasia tersebut memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya meski baru saja membawa Maung Bandung meraih gelar juara Liga 1 tiga kali berturut-turut atau hattrick.
Bojan mengaku membutuhkan waktu untuk beristirahat setelah menjalani periode penuh tekanan selama memimpin skuad Persib. Kepergian ini meninggalkan kesan mendalam bagi para pendukung, Bobotoh, mengingat kontribusi besarnya dalam menyamai rekor Persipura Jayapura sebagai klub dengan koleksi lima gelar juara sejak era profesional 1994.
Sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan sejarah yang diukir Bojan, seorang seniman asal Jawa Barat, Ridwan Solehhudin atau yang akrab disapa Iwonk, menciptakan patung sang pelatih setinggi 2,17 meter. Patung tersebut menggambarkan Bojan yang berdiri tegap, merepresentasikan sosok pemimpin di pinggir lapangan.
Iwonk mengungkapkan bahwa pembuatan patung ini merupakan bentuk apresiasi terhadap catatan sejarah yang ditorehkan Bojan bersama Persib. Meski sebelumnya Bojan sempat menyatakan enggan dibuatkan patung, Iwonk tetap merealisasikan karyanya sebagai tanda hormat kepada pelatih yang dianggap memiliki karakter berbeda.
Selain Bojan, Iwonk juga membuat patung tokoh-tokoh penting lainnya dalam sejarah Persib, yaitu Indra Thohir setinggi 1,90 meter, Djajang Nurdjaman setinggi 1,89 meter, serta Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar. Iwonk menilai peran sosok-sosok tersebut sangat vital dalam perjalanan panjang Persib hingga menjadi klub sebesar saat ini.
Proyek yang dikerjakan menggunakan dana pribadi sejak Desember 2025 ini memanfaatkan material resin dengan sentuhan warna perunggu. Saat ini, karya-karya tersebut direncanakan untuk dipamerkan di Grey Art Gallery.
Iwonk berharap koleksi patung tersebut nantinya dapat menjadi bagian dari museum Persib yang tengah diwacanakan. Ia ingin museum tersebut tidak hanya berisi sejarah klub secara administratif, tetapi juga menjadi ruang apresiasi bagi karya seni yang mengabadikan para legenda Maung Bandung. Bagi para pendukung, kehadiran patung ini menjadi simbol perpisahan manis sekaligus pengingat akan era emas yang pernah diraih tim kebanggaan Jawa Barat tersebut.







