www.domainesia.com
Web Hosting
www.domainesia.com

Pahlawan Vietnam bangkit dari rasa sakit hati disingkirkan Timnas U-22 Indonesia dua tahun lalu

Arena Sumbar – Penyerang Timnas U-22 Vietnam, Nguyen Thanh Nhan, menjadi pahlawan kemenangan timnya atas Timnas U-22 Thailand di partai final SEA Games 2025. Ia mencetak gol penentu di babak perpanjangan waktu untuk membawa Vietnam meraih kemenangan dramatis 3-2.

Gol bersejarah itu terjadi pada menit ke-96, ketika Thanh Nhan menyambar bola muntah hasil tembakan Le Van Thuan. Momen ini menjadi puncak dari upaya tanpa henti pemain tersebut setelah sebelumnya mendapat tekanan untuk merebut kembali tempat di tim nasional.

Web Hosting

Kisah kebangkitan Thanh Nhan terjadi seiring dengan penampilan spektakuler Vietnam di laga pamungkas. Dua tahun lalu, ia mengejutkan banyak pihak saat masuk skuad Vietnam di SEA Games 2023 Kamboja berkat penampilan solidnya di turnamen junior.

Namun, turnamen tersebut berakhir menjadi mimpi buruk bagi Thanh Nhan, yang saat itu berusia 20 tahun. Ia merasakan pedihnya kekalahan 2-3 dari Timnas U-22 Indonesia lewat babak perpanjangan waktu di semifinal, meski timnya unggul jumlah pemain.

Thanh Nhan adalah salah satu dari empat pemain Timnas U-22 Vietnam yang masih merasakan sakit hati dua tahun lalu. Tiga pemain lainnya adalah Khuat Van Khang, Nguyen Thai Son, dan Nguyen Quoc Viet.

Setelah itu, Thanh Nhan sempat dipromosikan ke timnas senior oleh pelatih Philippe Troussier untuk pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Irak. Namun, ia merasa Timnas Vietnam bukan tempatnya, menyebutnya sebagai proses peremajaan yang tergesa-gesa dan berujung kegagalan total di bawah Troussier.

Meski demikian, Kim Sang-sik, penerus Troussier, selalu menganggap Thanh Nhan sebagai pemain penting. Striker berusia 22 tahun itu telah mengalami cukup banyak rintangan, yang menjadikannya lebih dewasa di SEA Games 2025.

Gol tendangan bebasnya melawan Filipina di semifinal dan golnya melawan Thailand di final menjadi bukti semangat pantang menyerahnya.

Menurut media Vietnam, Thanh Nien, kisah Thanh Nhan adalah bukti bahwa kegagalan hanyalah jembatan menuju kesuksesan. “Dari level klub hingga U-22, Thanh Nhan selalu gigih,” tulis mereka.

“Ia dua kali memenangkan penghargaan pencetak gol terbanyak di Divisi Pertama, secara bertahap naik ke V-League, dan sekarang, menikmati hasil dari awal kariernya,” lanjut Thanh Nien.

“SEA Games adalah tempat yang sama di mana Thanh Nhan pernah tersandung. Badai dapat menghancurkan siapa pun yang lemah, tetapi bagi pemain dengan karakter yang cukup, kegagalan hanyalah jembatan menuju kesuksesan.”

“Pelatih Kim Sang-sik melahirkan Timnas U-22 Vietnam yang tangguh di bawah komandonya. Suatu generasi dapat mencapai kesuksesan karena adanya orang-orang yang selalu berani maju meskipun menghadapi kesulitan, seperti keberanian Thanh Nhan,” tambahnya.

Web Hosting