Jakarta – Juara kelas ringan UFC, Ilia Topuria, secara tegas menyatakan keyakinannya bahwa pukulan tangan kanannya mampu membuat Islam Makhachev kalah KO. Wacana pertarungan antara dua jagoan ini memang semakin santer terdengar di kalangan penggemar MMA.
Topuria bahkan siap untuk naik ke kelas welter demi mewujudkan pertarungan ini, meskipun itu berarti pekerjaan rumah besar baginya untuk menyesuaikan berat badan.
Petarung berjuluk El Matador tersebut baru-baru ini kembali melontarkan ancaman kepada Makhachev. Ia sesumbar pukulan kanannya akan menidurkan rekan Khabib Nurmagomedov itu.
“Semua orang tahu, semuanya ingin melihat duel saya lawan Makhachev,” ujar Topuria. “Karena suatu alasan, Makhachev tidak mau melakukannya. Kemudian, dia mulai bicara banyak.”
Topuria melanjutkan, “Mengkritik saya dari jarak yang jauh adalah hal yang mudah dilakukan. Tetapi, saat kita sudah berada di oktagon, Anda akan tahu bahwa saya berbeda dari Jack Della Maddalena dan bukan juga Dan Hooker.”
“Saya berbeda dari semua petarung yang pernah Anda hadapi. Saat tangan kanan saya mendarat tepat di kepalamu, maka Anda akan tidur dalam waktu yang lama,” tambahnya dengan yakin.
Kekuatan pukulan Topuria memang patut diwaspadai oleh Makhachev. Sepanjang kariernya, El Matador telah mencatatkan tujuh kemenangan KO, dengan Charles Oliveira menjadi korban terakhir keganasan bogem mentahnya.
Meski sedang menguasai kelas ringan UFC, nasib Topuria saat ini sedang tidak menentu. Ia memutuskan mengambil cuti panjang untuk menyelesaikan masalah pribadinya.
Akibatnya, sabuk juara interim kelas ringan akan diperebutkan pada Januari mendatang. Paddy Pimblett dan Justin Gaethje rencananya akan disabung untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Topuria.
