Padang – Tujuh pemain naturalisasi Malaysia terancam tidak akan pernah lagi memperkuat timnas Harimau Malaya, meskipun masa skorsing FIFA mereka telah berakhir. Hal ini diungkapkan oleh pengacara olahraga, Nik Erman Nik Roseli.
Ketujuh pemain tersebut adalah Hector Hevel, Gabriel Palmero, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Jon Irazabal, Joao Figueiredo, dan Imanol Machuca. Mereka sebelumnya dijatuhi sanksi larangan bermain selama 12 bulan oleh FIFA karena dianggap tidak memenuhi syarat kelayakan.
Nik Erman menjelaskan bahwa meskipun sanksi FIFA telah dijalani, status kewarganegaraan Malaysia tidak otomatis membuat mereka bisa membela tim nasional. Mereka harus memenuhi aturan kelayakan FIFA yang ketat.
“Untuk bermain dengan Malaysia, seorang pemain harus telah tinggal di negara tersebut selama lima tahun. Berdasarkan Pasal 6(5) Statuta FIFA, ini berarti tinggal di Malaysia setidaknya selama 183 hari setahun untuk masing-masing dari lima tahun tersebut,” kata Nik Erman, seperti dilansir dari *New Strait Times*, Senin (10/11/2025).
Satu-satunya cara agar mereka bisa kembali memperkuat Malaysia adalah dengan menjalani proses naturalisasi seperti pemain pada umumnya, yakni menetap dan bermain di Malaysia selama lima tahun penuh.
Selain aturan FIFA, usia para pemain juga menjadi kendala besar. Ketika larangan bermain mereka berakhir, Holgado akan berusia 36 tahun, Garces 32 tahun, Machuca 31 tahun, Palmero 29 tahun, Irazabal 34 tahun, Figueiredo 35 tahun, dan Hevel 35 tahun.
Saat ini, hanya Irazabal, Figueiredo, dan Hevel yang masih terikat kontrak dengan Johor Darul Ta’zim (JDT). Namun, status klub besar tidak menjamin mereka akan dipertahankan setelah masa sanksi FIFA selesai.
Agen FIFA Effendi Jagan Abdullah meragukan klub Liga Super Malaysia akan tertarik merekrut pemain-pemain tersebut, terutama karena usia dan faktor gaji.
“Sebagian besar klub Liga Super tidak akan merekrut mereka karena keterbatasan finansial. Tidak banyak tim kaya yang tersisa di liga ini,” kata Effendi.
Ia menambahkan, usia yang semakin tua juga membuat prospek mereka untuk bergabung dengan Timnas Malaysia menjadi tidak realistis.
Banding yang diajukan Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) terkait sanksi ini telah ditolak oleh FIFA, sehingga larangan bermain selama 12 bulan tetap berlaku bagi ketujuh pemain tersebut.

