Mathew Baker Berpeluang Pecahkan Rekor Pemain Termuda Timnas Indonesia

Jakarta – Bek muda yang memperkuat Melbourne City, Mathew Baker, berpeluang mencatatkan sejarah sebagai pemain termuda yang menjalani debut bersama Timnas Indonesia senior. Kesempatan tersebut terbuka lebar jika ia diturunkan dalam laga uji coba mendatang.

Pemain kelahiran Melbourne, 13 Mei 2009, ini menunjukkan perkembangan pesat selama memperkuat kelompok usia Timnas Indonesia. Dengan usia 17 tahun saat ini, Baker memiliki kans untuk melampaui rekor debutan termuda yang sebelumnya dipegang oleh Arkhan Kaka.

Jika Baker dimainkan saat menghadapi Oman, ia akan menjalani debut pada usia 17 tahun 23 hari. Sementara jika tampil melawan Mozambik, ia akan tercatat debut di usia 17 tahun 27 hari.

Capaian tersebut akan memecahkan rekor Arkhan Kaka yang melakukan debut pada 2024 di usia 17 tahun 3 bulan 7 hari. Rekor Arkhan Kaka sendiri sebelumnya menggeser catatan Ronaldo Kwateh yang debut pada usia 17 tahun 3 bulan 8 hari.

Dalam daftar debutan termuda Timnas Indonesia, sejumlah nama besar lain juga tercatat di usia belia. Asnawi Mangkualam melakukan debut pada usia 17 tahun 5 bulan 17 hari, diikuti legenda sepak bola Indonesia Boaz Solossa pada usia 18 tahun 14 hari, serta Bambang Pamungkas pada usia 18 tahun 11 bulan 22 hari.

Mathew Ryan Sitorus Baker merupakan pemain berdarah Indonesia-Australia yang berposisi utama sebagai bek kiri. Selain itu, ia juga mampu tampil solid sebagai bek tengah maupun gelandang bertahan.

Setelah menimba ilmu di akademi Melbourne City, performa impresifnya bersama Timnas Indonesia kelompok umur menjadi alasan utama namanya mulai diperhitungkan untuk naik ke level senior.

Meski demikian, penciptaan rekor sejarah ini sepenuhnya bergantung pada keputusan tim pelatih. Jika Baker benar-benar diturunkan dalam pertandingan mendatang, ia tidak hanya mengukir debut internasional pertama, tetapi juga secara resmi menggeser nama-nama besar dalam daftar debutan termuda Timnas Indonesia sepanjang masa.

Exit mobile version