Jonathan Rea Sebut Persaingan dengan Toprak Razgatlioglu Paling Membekas
Jonathan Rea, mantan juara Superbike, menyebut persaingannya dengan Toprak Razgatlioglu sebagai duel paling membekas dalam kariernya. Hal ini diungkapkan di tengah karier panjangnya di ajang balap motor World Superbike sejak 2008.
Enam gelar juara yang diraih bersama Kawasaki menjadi bukti dominasi Rea di arena Superbike. Namun, dominasinya harus terhenti oleh Toprak Razgatlioglu pada musim 2021.
“Saya hanya bisa berterima kasih kepada Superbike,” kata Jonathan seperti dikutip dari Motosan. “Ajang ini telah memberi saya begitu banyak dalam karier saya, tetapi juga telah mengambil banyak hal.”
Rea juga mengenang momen-momen sulit selama kariernya, termasuk kehilangan teman dan kolega, serta sering berada di ruang gawat darurat dan bangsal rumah sakit.
Selain persaingan dengan Razgatlioglu, Rea juga mengenang kemenangan istimewa saat melawan Nori Haga dan Michel Fabrizio di Misano pada tahun 2009. Kemenangan itu, menurutnya, menjadi momen yang diimpikan dan membuktikan bahwa dirinya bukan hanya pembalap cepat, tetapi juga pembalap yang benar-benar hebat.
“Rasanya seperti kelegaan dan pengakuan yang luar biasa bahwa Anda bukan hanya pembalap cepat, tetapi pembalap yang benar-benar hebat. Itu mungkin kemenangan terbaik dalam karier saya,” jelasnya.
Rea juga menyebut nama-nama pembalap hebat lainnya yang pernah menjadi rivalnya, seperti Bayliss, Corser, Haga, Spies, Melandri, Biaggi, Checa, Álvaro Bautista, Chaz Davies, Tom Sykes, dan Guintoli. Namun, persaingan dengan Razgatlioglu di tahun 2021 menjadi yang paling sulit dilupakan.
“Saya rasa baik Toprak maupun saya sebenarnya tidak ingin memenangkan kejuaraan itu! Kami menyia-nyiakan poin berkali-kali,” pungkasnya.
World Superbike 2021 menjadi akhir masa keemasan Jonathan Rea setelah finis di posisi kedua. Musim ini, Rea akan menghadapi jalan yang berbeda dengan Toprak, yang hijrah ke MotoGP 2026.







