Jakarta – Lolosnya Singapura ke Piala Asia 2027 menuai sindiran pedas dari media Malaysia, Arena Sumbar Malaysia. Singapura dianggap ironis karena lolos hanya dengan dua pemain naturalisasi, sementara Malaysia terancam sanksi FIFA akibat masalah pemain naturalisasi ilegal.
Malaysia kini menghadapi masalah serius setelah memainkan tujuh pemain naturalisasi dengan dugaan pemalsuan dokumen. Kondisi ini berbanding terbalik dengan Singapura yang justru meraih prestasi membanggakan.
“Malaysia hadapi sanksi FIFA, Singapura hanya dengan dua pemain naturalisasi bisa lolos ke Piala Asia,” tulis News Straits Times Malaysia, dikutip Selasa (28/5/2024).
Singapura memastikan tempat di Piala Asia 2027 usai mengalahkan Hong Kong dengan skor 2-1 pada Selasa (18/11/2025). Mereka menjadi negara kedua dari Asia Tenggara yang lolos setelah Indonesia.
Kondisi ini membuat pengamat sepak bola Malaysia angkat bicara. Zulakbal Abdul Karim menyebut Malaysia salah langkah dalam program naturalisasi.
“Singapura memang populasinya kecil, tetapi mereka lolos ke Piala Asia berkat prestasi,” ujar Zulakbal.
Ia menambahkan, naturalisasi bukan masalah jika dilakukan sesuai aturan FIFA. Zulakbal mencontohkan Indonesia yang sukses dengan naturalisasi pemain.
“Naturalisasi bukan masalah jika dilakukan dengan benar, Indonesia juga melakukannya dan berhasil,” katanya.







