Malaysia – Laporan investigasi independen (IIC) dinilai semakin merugikan Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dalam banding kasus pemalsuan dokumen naturalisasi. Pengakuan pejabat FAM terkait keterlibatan dalam proses naturalisasi pemain menjadi sorotan.
Pengacara hukum olahraga Malaysia, Syed Nur Aiman Syed Abdul Hamid, meyakini laporan IIC dapat melemahkan posisi FAM di Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). FAM saat ini sedang menunggu putusan CAS terkait banding atas sanksi FIFA yang sebelumnya ditolak.
Pengakuan Pejabat FAM Jadi Sorotan
Pasal 50 laporan IIC mengungkap bahwa Sekretaris Jenderal FAM, Datuk Noor Azman Rahman, mengakui adanya keterlibatan departemen administrasi FAM dalam pengelolaan dokumen yang diduga dipalsukan. Syed Nur Aiman menganggap pengakuan ini sebagai kerugian besar bagi FAM.
“Dengan pengakuan dari pimpinan, peluang banding FAM diterima oleh CAS sangat rendah,” ujar Syed Nur Aiman.
Pemain Naturalisasi Berpeluang Dapat Keringanan Hukuman
Sebaliknya, tujuh pemain yang dikenai sanksi dinilai memiliki peluang lebih baik untuk mendapatkan pengurangan hukuman. Larangan bermain selama 12 bulan yang dijatuhkan dapat dikurangi berdasarkan argumen hukum yang diajukan di CAS.
“Saya jelas melihat dua pihak yang berlawanan dalam kasus ini, yakni satu pihak adalah FAM, pihak lain adalah para pemain naturalisasi,” kata Syed Nur Aiman.
Pemain Naturalisasi Siapkan Gugatan Perdata
Sebelumnya, pada November 2025, terungkap bahwa tujuh pemain naturalisasi tersebut juga sedang bersiap mengajukan gugatan perdata terhadap FAM untuk meminta ganti rugi. Mereka mengklaim penyimpangan dalam proses naturalisasi telah menghentikan karier mereka dan merampas kesempatan bermain di level tertinggi.
Para pemain merasa menjadi pihak yang paling dirugikan dalam insiden ini, padahal mereka sepenuhnya percaya pada FAM sebagai otoritas tertinggi yang bertanggung jawab atas legalitas permohonan naturalisasi.
Malaysia Terancam Sanksi Tambahan
Selain sanksi dari FIFA, Malaysia juga berisiko mendapatkan hukuman tambahan dari AFC. Kemenangan Timnas Malaysia saat melawan Vietnam di Kualifikasi Piala Asia 2027 terancam dibatalkan. AFC baru akan bertindak setelah permasalahan FAM di CAS selesai. Keputusan akhir dari AFC akan ditetapkan paling lambat akhir Maret mendatang.







