Padang – Drama transfer Alexander Isak ke Liverpool memanas dengan fakta mengejutkan. Pelatih Newcastle United, Eddie Howe, mengaku tidak dilibatkan dalam pembicaraan transfer striker Swedia itu.
Keinginan Isak meninggalkan St James’ Park menjadi sorotan sejak akhir Juli. Absennya sang striker di laga pramusim dan dua laga awal Liga Inggris memperkuat rumor tersebut. Isak bahkan menyatakan kehilangan kepercayaan pada klub.
Newcastle membantah klaim tersebut. Manajemen klub menegaskan tidak pernah menjanjikan akan melepas Isak, kecuali ada tawaran yang sesuai.
Absennya Isak saat Newcastle kalah 2-3 dari Liverpool semakin menguatkan dugaan keretakan hubungan.
Eddie Howe akhirnya angkat bicara setelah laga melawan Liverpool. Ia mengaku situasi ini menyulitkan tim. Howe menegaskan dirinya tidak terlibat dalam negosiasi dengan Isak maupun manajemen.
“Kami ingin kejelasan, kami ingin melangkah maju,” kata Howe. “Energi saya sepenuhnya untuk tim dan pemain yang ingin bermain untuk Newcastle.”
Pernyataan Howe mengungkap adanya jarak antara pelatih dan manajemen terkait keputusan transfer pemain kunci. Newcastle sendiri baru meraih satu poin dari dua laga awal.
“Kami sudah memberikan dua performa bagus, tapi hanya dapat satu poin,” lanjut Howe.
Liverpool masih berminat pada Isak. Tawaran awal 110 juta Poundsterling ditolak Newcastle, yang menginginkan 150 juta Poundsterling. The Reds diperkirakan akan kembali dengan tawaran baru untuk menggantikan Luis Diaz dan Darwin Nunez.
Newcastle menghadapi dilema mencari pengganti Isak. Upaya mendatangkan Jorgen Strand Larsen dan Yoane Wissa ditolak. Tekanan semakin besar karena bursa transfer akan segera ditutup.
Sorotan kini tertuju pada masa depan Isak dan dinamika internal Newcastle. Ketidaklibatan Eddie Howe dalam keputusan besar ini membuat drama transfer semakin menarik. Apakah Isak akan pindah ke Liverpool, atau Newcastle mampu mempertahankannya? Jawabannya akan segera terungkap.







