Budapest – Paris Saint-Germain (PSG) resmi menjuarai Liga Champions musim 2025-2026 setelah menaklukkan Arsenal melalui drama adu penalti di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, Sabtu (30/5/2026). Pertandingan final yang berlangsung sengit selama 120 menit tersebut berakhir dengan skor 4-3 untuk kemenangan PSG dalam babak adu penalti.
Arsenal sempat unggul cepat melalui gol Kai Havertz pada menit ke-6. PSG kemudian tampil menekan dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 berkat eksekusi penalti Ousmane Dembele pada menit ke-64. Skor imbang tersebut bertahan hingga babak perpanjangan waktu berakhir.
Drama terjadi saat babak adu penalti. Bek Arsenal, Gabriel Magalhaes, yang menjadi eksekutor terakhir gagal menjalankan tugasnya setelah tendangannya melambung jauh di atas mistar gawang. Kegagalan tersebut memastikan PSG keluar sebagai kampiun.
Sesaat setelah eksekusi yang menentukan itu, momen emosional tercipta di lapangan. Saat para pemain PSG berlari merayakan kemenangan, kapten PSG, Marquinhos, justru memilih menghampiri Gabriel Magalhaes yang tertunduk lesu menutupi wajahnya dengan jersei.
Marquinhos memberikan pelukan kepada kompatriotnya asal Brasil tersebut untuk memberikan dukungan moral. Sikap sportif bek berusia 32 tahun ini menuai pujian luas, mengingat momen tersebut jarang terjadi di laga final yang penuh tekanan tinggi.
Dukungan tersebut dinilai sebagai bentuk solidaritas antarpemain tim nasional Brasil, mengingat keduanya akan segera bahu-membahu membela Selecao pada Piala Dunia 2026 mendatang. Marquinhos, yang menjabat sebagai kapten timnas, dianggap menunjukkan kepemimpinan yang matang dengan menenangkan rekan senegaranya sebelum merayakan gelar juara.
Bagi PSG, kemenangan ini menjadi torehan prestasi yang signifikan. Sementara bagi Marquinhos secara pribadi, trofi Liga Champions ini menambah koleksi gelar profesionalnya menjadi 40 selama berkarier sebagai pemain sepak bola.







