Padang – Petenis putri Indonesia, Janice Tjen, menargetkan menembus peringkat 20 hingga 30 besar dunia demi ambisi tampil di Olimpiade 2028. Saat ini, Janice Tjen berada di peringkat 53 dunia sektor tunggal putri.
Target ini bukan tanpa alasan. Tahun 2025 menjadi tahun yang berkesan bagi karir profesionalnya, terutama keberhasilan menembus babak utama Grand Slam US Open.
“Tahun 2025 merupakan tahun yang berkesan dalam perjalanan karir profesionalku. Dan momen paling berkesan adalah, berhasil menembus babak utama turnamen Grand Slam US Open 2025, Agustus lalu. Makin bangga,” ujarnya.
Ia menjadi petenis tunggal putri Indonesia pertama yang lolos babak utama grand slam sejak era Angelique Widjaja (2004). Meskipun kalah di babak kedua melawan Emma Raducanu, pengalaman itu sangat berharga.
Sebelumnya, Janice Tjen menjuarai tunggal WTA 125 Jinan Open dan menjadi runner-up WTA 250 Sao Paulo Open. Ia juga meraih gelar juara ganda putri WTA 250 Chennai Open bersama Aldila Sutjiadi.
“Prestasi dan penghargaan ini akan menjadi modal untuk mengikuti turnamen berikutnya dan bisa berprestasi,” kata Janice Tjen.
Menurutnya, lawan-lawannya kini sudah mulai mempelajari gaya permainannya. Hal ini menjadi tantangan tersendiri untuk mencapai targetnya.
“Lawan kini bisa bisa mengakses video-video aku, game style aku seperti apa. Jadi, pastinya ke depannya nggak akan mudah, tapi semoga bisa tercapai,” tambahnya.
Janice Tjen berharap semakin banyak petenis Indonesia yang berprestasi dan bisa tampil di panggung yang lebih besar.







