Jakarta – Bursa transfer Eropa semakin memanas menjelang pergantian tahun. Dua nama menjadi sorotan utama, yakni striker Galatasaray, Mauro Icardi, dan gelandang muda Club Brugge, Aleksandar Stankovic. Keduanya kini menjadi incaran klub-klub besar Eropa.
Masa depan Mauro Icardi di Galatasaray kembali menjadi perbincangan hangat. Negosiasi perpanjangan kontrak yang belum menemui titik temu membuka peluang bagi klub lain untuk mendekati pemain Argentina tersebut. AS Roma dikabarkan menjadi salah satu klub yang tertarik.
Galatasaray sebenarnya telah menawarkan kontrak baru kepada Icardi hingga 2028. Namun, terdapat skema berbeda dalam tawaran tersebut, di mana salah satu dari dua musim tambahan bersifat opsional.
Kendala utama dalam negosiasi adalah masalah finansial. Galatasaray ingin memangkas gaji Icardi dari 10 juta euro menjadi sekitar 5 juta euro per musim. Klub menilai langkah ini penting untuk menjaga keberlanjutan keuangan.
Kontrak Icardi saat ini berlaku hingga Juni 2026. Meskipun sempat cedera, kontribusinya tetap signifikan. Musim ini, ia telah mencetak sembilan gol dari 16 penampilan.
Selain AS Roma, klub lain seperti River Plate, Oviedo, dan Elche juga dilaporkan mendekati Icardi. Tawaran dari Qatar dan Arab Saudi disebut telah ditolak oleh sang pemain.
Sementara itu, Aleksandar Stankovic menjadi perbincangan di Belgia. Perkembangan pesat gelandang muda Serbia itu menarik minat klub-klub elite Eropa. Real Madrid dilaporkan bergabung dengan Arsenal, Tottenham Hotspur, dan Newcastle United dalam memantau situasi sang pemain.
Real Madrid siap melakukan investasi besar untuk mengamankan jasa Stankovic. Namun, langkah ini tidak mudah karena Inter Milan masih memegang kendali penting atas masa depan pemain muda tersebut.
Stankovic bergabung dengan Club Brugge pada musim panas lalu dengan nilai 9,5 juta euro. Dalam kontrak tersebut, Inter menyertakan klausul pembelian kembali senilai 23 juta euro pada 2026 atau 25 juta euro pada 2027.
Klausul ini menempatkan Inter pada posisi strategis. Klub Serie A tersebut dapat mengaktifkan opsi pembelian kembali atau memanfaatkannya sebagai alat tawar dalam negosiasi dengan klub-klub besar.
Inter terus memantau perkembangan Stankovic seiring meningkatnya nilai sang pemain. Meskipun Club Brugge terbuka terhadap minat besar, keputusan akhir tetap berada di tangan Inter.







